Raup Pendapatan Rp 1,17 Triliun, WSBP Siap Tuntaskan Homologasi

2026-01-12 18:48:07
Raup Pendapatan Rp 1,17 Triliun, WSBP Siap Tuntaskan Homologasi
JAKARTA, - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menunjukkan pemulihan dan peningkatan efisiensi yang luar biasa pasca-restrukturisasi.Dengan fokus tajam pada profitabilitas operasional, penguatan fundamental keuangan, dan komitmen terhadap Environmental, Social, and Governance (ESG), WSBP menegaskan posisinya sebagai inovator solusi infrastruktur berkelanjutan.Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, menguraikan, hingga November 2025, kinerja WSBP menunjukkan tren positif yang didorong oleh empat lini bisnis utama: Beton Precast, Beton Readymix & Quarry, Jasa Konstruksi, dan Sewa Alat Berat.Baca juga: Bangkit Setelah Diterpa Utang, WSBP Komitmen Bayar Kewajiban"Laporan kinerja WSBP per September 2025 membukukan angka yang menjanjikan, mencerminkan keberhasilan program restrukturisasi internal," ujar Fandy, di Jakarta, Rabu .WSBP membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 1,17 Triliun, dengan segmen Beton Precast menjadi penyumbang terbesar (45,26%), diikuti Readymix (30,06%), dan Konstruksi (24,01%).Perusahaan juga mencatatkan Laba Kotor sebesar R p201,49 Miliar, dengan margin laba kotor yang sehat sebesar 17,25%.Program rasionalisasi dan digitalisasi yang dijalankan WSBP terbukti efektif menekan Beban Umum dan Administrasi hingga 21,01% (year-on-year), menandai peningkatan efisiensi operasional yang signifikan.Komitmen perusahaan terhadap pasar eksternal membuahkan hasil signifikan dalam perolehan Nilai Kontrak Baru (NKB).Hingga November 2025, NKB WSBP mencapai Rp 1,36 Triliun, dengan mayoritas berasal dari luar Grup Waskita.Baca juga: Tiga Bulan Pertama, WSBP Bukukan Pendapatan Rp 394,71 MiliarPelanggan Eksternal (BUMN, Pemerintah, dan Swasta) menyumbang 74,88%(Rp1,017 Triliun), menunjukkan tingginya kepercayaan pasar di luar induk perusahaan.Sementara lini bisnis Precast menjadi penyumbang NKB terbesar (41,15%), diikuti Konstruksi (34,69%) dan Readymix (23,70%).Lima proyek terbesar yang didapatkan pada tahun 2025 meliputi Pembagnunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan 1, Proyek Jalan Tol Trans Sumatera, LRT Velodrome–Manggarai, UCC LNG Tangguh, dan Pembangunan Gedung Kuliah Politeknik Negeri Madura.Proyek-proyek ini menunjukkan kontribusi aktif WSBP pada Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintah.Stabilitas keuangan WSBP semakin diperkuat dengan kemajuan pesat dalam implementasi perjanjian homologasi.Perusahaan telah merealisasikan pembayaran kewajiban melalui skema Cash Flow Available for Debt Services (CFADS) sebanyak enam tahap, dengan total sekitar Rp5 42 Miliar.


(prf/ega)