Beban BPJS Kesehatan Selalu Lebih Besar dari Pendapatan Iuran Sejak 2014

2026-01-12 16:48:40
Beban BPJS Kesehatan Selalu Lebih Besar dari Pendapatan Iuran Sejak 2014
JAKARTA, - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, beban Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dijalankan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan selalu lebih besar sejak 2014.Hal tersebut disampaikan Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR yang membahas evaluasi keberlanjutan JKN dan rencana penghapusan tunggakan iuran BPJS Kesehatan."Emang BPJS (Kesehatan) itu enggak pernah sustainable, dia positif karena dinaikin iuran. Jadi kenaikan iuran itu selalu telat, dan minus, minus, minus, naikin," ujar Budi dalam rapat kerja, Kamis .Baca juga: Sistem Rujukan RS Pakai BPJS Diperbaiki, Kini Pasien Dirujuk Berdasarkan Kebutuhan MedisBudi melanjutkan, angka pendapatan iuran lebih besar ketimbang beban JKN terjadi pada 2019, 2020, 2021, dan 2022.Angka pendapatan lebih besar, karena BPJS Kesehatan menaikkan iuran pada 2019 dan terdampak pandemi Covid-19 pada 2020, 2021, dan 2022."Ini harus dikaji terus untuk menjaga sustainability dari kemampuan BPJS (Kesehatan) dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat," ujar Budi."Dan tugas kita bersama untuk menjelaskan bahwa iuran BPJS itu sebenarnya sangat-sangat murah dan menguntungkan untuk bagi kesehatan masyarakat," sambungnya.Baca juga: Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Didorong Tepat SasaranBerikut adalah beban BPJS Kesehatan sejak 2014 yang ditampilkan Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX. Data berasal dari laporan pengelolaan program JKN.


(prf/ega)