- Layanan transportasi umum Trans Banyumas akan membuka rute baru mulai 1 Januari 2026 sebagai jawaban atas kebutuhan mobilitas masyarakat Banyumas Selatan.Pembukaan koridor baru ini diharapkan memperluas akses layanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga.Delapan armada bus dialihkan untuk menjangkau kawasan wisata Kota Lama hingga Alun-alun Banyumas tanpa tambahan anggaran.Rute baru ditetapkan sebagai Koridor 4, berangkat dari Terminal Bulupitu menuju Suwatio, Berkoh, hingga Pekaja.Bus kemudian bergerak ke Kecamatan Kalibagor, Alun-alun Banyumas, Terminal Kejawar, kawasan Kota Lama Banyumas, kembali ke Pekaja, lalu melaju ke arah Sultan Agung di depan Depo Pelita sebelum akhirnya kembali menuju Terminal Bulupitu.Baca juga: Kisah Hardianti Triana, Sopir Perempuan Trans Banyumas yang Juga Mahasiswi PGSDDengan hadirnya rute baru ini, Trans Banyumas akan mengoperasikan lima koridor pada 2026, yakni:Baca juga: Hendak Menyalip, Pemotor Bawa Janur Tewas Terlindas Bus Trans BanyumasPenguatan layanan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dan operator dalam mempertahankan transportasi publik yang terjangkau dan berkelanjutan.Komitmen tersebut disampaikan PT Banyumas Raya Transportasi selaku pengelola Buy The Service (BTS) Trans Banyumas.Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun, menegaskan bahwa langkah ini merupakan respon atas aspirasi masyarakat wilayah selatan yang ingin merasakan layanan bus BTS tersebut."Mulai Januari 2026, Trans Banyumas akan menjangkau masyarakat hingga Kecamatan Banyumas dan kawasan Kota Lama. Kami sudah survei dan 95 persen masyarakat di rute itu merasa terlayani, dengan load factor 75-80 persen," kata Ipoeng saat syukuran 4 tahun Trans Banyumas, Jumat .Sebanyak delapan armada yang sebelumnya dioperasikan di Koridor 3A dan 3B akan dialokasikan ke rute baru tersebut.Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan keseriusan Pemkab mempertahankan layanan Trans Banyumas meski dana operasional sempat dikhawatirkan hanya cukup sampai akhir Desember 2025.Ia menyebut kebutuhan operasional BTS Trans Banyumas mencapai Rp38 miliar setiap tahun.Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Banyumas mengalokasikan Rp15 miliar untuk operasional 2026, sementara pemerintah pusat memastikan memberikan subsidi Rp12 miliar lewat Kementerian Perhubungan (Kemenhub).Sisa kekurangan Rp11 miliar disebut masih akan diupayakan Bupati Sadewo melalui pelobiannya kepada Kemenhub.
(prf/ega)
Trans Banyumas Buka Rute Baru Mulai 1 Januari 2026, Jangkau Banyumas Selatan dan Kawasan Kota Lama
2026-01-12 03:59:14
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:20
| 2026-01-12 02:51
| 2026-01-12 02:19










































