Sebanyak 79 SMA/SMK di Sumut Terdampak Banjir, Kepala Dinas Pendidikan: Sampai Seleher Saya

2026-01-13 01:31:55
Sebanyak 79 SMA/SMK di Sumut Terdampak Banjir, Kepala Dinas Pendidikan: Sampai Seleher Saya
MEDAN, - Dinas Pendidikan di Sumatera Utara (Sumut) mencatat ada 79 SMK/SMA dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang terdampak banjir dan longsor di Sumut.Lokasi terparah di Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan hingga Kota Sibolga. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulinga kepada wartawan saat ditemui di Posko Tanggap Bencana di Jalan AH Nasution, Kota Medan, Senin . Baca juga: Kota Sibolga Sumut Kembali Terendam Banjir akibat Hujan Deras"Kalau jumlah sekolah (paling banyak) untuk di 3 kabupaten yang terdampak, total ada 79 sekolah. Ada SMA, SMK dan SLB, yang paling banyak memang SMA," ujarnya.Akibat musibah ini, sebagian sekolah tidak bisa beroperasi, misalnya di SMK Negeri 1 Badiri, Tapanuli Tengah, yang mengalami dampak terparah."Di SMK Negeri 1 Badiri, itu kita taksir kerugiannya hampir di atas Rp 3 miliar. Karena dia sekolahnya itu, tanah (longsornya) sedada dan seleher saya," ungkapnya.Baca juga: 13 Kecamatan di Sumut Masih Terisolasi, Bobby: Distribusi Bantuan Bisa TerjangkauKe depan, pihaknya akan mempercepat perbaikan sekolah yang rusak, agar kegiatan belajar mengajar bisa normal kembali."Jadi mungkin nanti itu kita harus kerja keras untuk memastikan sekolahnya," ungkapnya.Sementara itu berdasarkan daya dari Pemprov Sumut, total ada 397 sekolah yang terdampak banjir dan longsor di Sumut.Baca juga: Update Korban Banjir dan Longsor Sumut: 338 Meninggal, 136 Hilang, 42.686 MengungsiRinciannya, 280 SD, 51 SMA, 25 SMK 38 SMP dan 3 SLB. Total kerugian mencapai Rp 243,04 Miliar.Sementara itu Gubernur Sumut, Bobby Nasution mengatakan pihaknya akan melakukan upaya perbaikan, tidak hanya sekolah namun juga infrastruktur lainnya."Kami dari pemprov akan berupaya penuh terus mempercepat penanganan bencana di Provinsi Sumut,” kata Bobby saat memberikan keterangan di Posko Tanggap Bencana di Gedung Bakti Kwarda Sumut, Jalan AH Nasution, Medan, Minggu .Sebagai informasi, banjir dan longsor menerjang 18 kabupaten/kota di Sumatera Utara terjadi sejak Senin .Data data terbaru BPBD Sumut, Senin pukul 08.00, jumlah korban meninggal akibat musibah itu berjumlah 338 jiwa, 138 hilang, terluka 650 dan 42.686 mengungsi.Lokasi terparah di Kabupaten Tapanuli Tengah dengan korban meninggal tercatat 110 orang, hilang 94 orang, dan luka-luka 524 orang.Kemudian  di Kabupaten Tapanuli Selatan dengan korban meninggal 85 orang, 30 orang hilang, dan 69 orang luka-luka.


(prf/ega)