KUPANG, – Dua atlet futsal putri Indonesia asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Asselah Terecita Lukuaka dan Quisepina Olin, tiba di Kupang tanpa penyambutan resmi dari pemerintah daerah, meski baru saja mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali perak SEA Games Thailand.Asselah (18) dan Quisepina (21) mendarat di Bandara El Tari Kupang, Minggu .Kedatangan atlet asal Kota Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) itu luput dari perhatian Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) maupun Pemerintah Provinsi NTT.Baca juga: Prabowo Pusing Indonesia Raih 91 Emas di SEA Games: Bonusnya Juga Besar Itu...Meski demikian, Asselah mengaku tidak mempermasalahkan absennya penjemputan.Ia menegaskan kebanggaan tetap menyertai pencapaian mereka di ajang olahraga internasional tersebut.“Dari NTT hanya kami berdua. Rasanya bangga bisa membawa nama Indonesia di SEA Games Thailand dan juga membawa nama NTT ke kancah internasional,” ujar Asselah kepada wartawan.Asselah menceritakan, perjalanan menuju tim inti SEA Games tidaklah mudah. Sejak proses seleksi hingga menjadi bagian dari skuad utama, rasa gugup terus menghantui, terutama karena keduanya masih berstatus pemain muda.“Kalau dibilang kondisi pastinya gugup, tapi karena sudah sering bertanding, mental itu terbentuk dengan sendirinya,” katanya.Pada ajang SEA Games Thailand, tim futsal putri Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-5. Asselah mengaku belum berhasil mencetak gol dalam pertandingan tersebut.“Belum rezekinya cetak gol. Kami kalah dari Vietnam,” ucapnya.Menurut Asselah, persiapan menuju SEA Games dilakukan selama empat bulan. Tiga bulan di antaranya dijalani melalui pemusatan latihan di Yogyakarta, dilanjutkan satu bulan di Jakarta sebelum bertolak ke Thailand.“Kami satu grup dengan Vietnam dan Myanmar. Persiapannya cukup panjang dan matang,” jelasnya.Baca juga: 119 Atlet Indonesia Boyong Emas di SEA Games 2025, Ini DaftarnyaSetibanya di Jakarta, tim futsal putri Indonesia sempat mendapat penyambutan dari federasi. Namun, terkait bonus dari Kementerian Pemuda dan Olahraga maupun dari Pemerintah Provinsi NTT, hingga kini belum ada kepastian.“Kalau bonus dari Kemenpora belum ada kabar, tapi pasti ada. Dari NTT juga belum tahu,” ujarnya.Sementara itu, Quisepina Olin mengaku SEA Games Thailand menjadi pengalaman paling berharga dalam kariernya. Ajang tersebut merupakan debut pertamanya di tingkat internasional.“Senang sekali karena ini pertama kali saya ikut SEA Games. Saya juga sempat mencetak dua gol,” kata Quisepina.Meski pulang tanpa penyambutan resmi di daerah asal, kedua atlet muda NTT itu berharap prestasi yang mereka raih dapat menjadi motivasi bagi generasi muda di NTT untuk terus berjuang dan berprestasi di dunia olahraga.
(prf/ega)
Tanpa Sambutan Pemda, Dua Atlet Futsal Putri Peraih Perak SEA Games Tiba di Kupang
2026-01-12 10:59:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 11:26
| 2026-01-12 09:25
| 2026-01-12 09:18
| 2026-01-12 09:09










































