- Serangan jantung bisa terjadi pada saat melakukan aktivitas olahraga, termasuk maraton.Maraton adalah olahraga lari dengan jarak yang sangat jauh, yakni 42 kilometer (km).Dokter spesialis jantung dari Rumah Sakit UNS, dr. Habibie Arifianto, SpJP(K), MKes, FIHA mengatakan, pelari maraton sangat bisa terkena serangan jantung, terutama mereka yang berisiko."Olahraga apa pun apabila dilakukan di atas batas kewajaran bisa memicu kejadian serangan jantung," ucapnya, saat dihubungi Kompas.com, Senin .Oleh sebab itu, Habibie mengimbau kepada masyarakat yang ingin melakukan olahraga dengan intensitas berat agar mengecek kesehatan.Baca juga: Berkaca dari Pelari Siksorogo, Kapan Waktu yang Tepat untuk Berhenti Maraton agar Terhindar Serangan Jantung?Habibie menjelaskan, serangan jantung saat olahraga bisa disebabkan karena tubuh mengeluarkan radikal bebas.Kondisi ini terjadi saat tubuh berolahraga di atas batas kemampuannya."Tubuh yang mengeluarkan radikal bebas nantinya bisa merusak sel-sel sehat bahkan memicu kejadian serangan jantung," ucapnya.Sementara itu, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di RS Universitas Indonesia, Berlian I. Idris SpJP(K), MPH, DSc, mengatakan, penyebab paling umum serangan jantung saat olahraga adalah kelelahan.Kelelahan bisa berujung berbahaya jika yang bersangkutan tidak menyadari bahwa dirinya memiliki masalah jantung."Penyebab pelari maraton bisa terkena serangan jantung yang paling sering adalah kelelahan dan tidak mengetahui bahwa yang bersangkutan sudah ada masalah jantung, terutama pada pelari amatir," ungkap Berlian, saat dihubungi Kompas.com, Rabu .Baca juga: Merokok 2 Batang per Hari Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung hingga 60 PersenBerlian menyampaikan, jika Anda menyadari tanda serangan jantung lebih awal, maka dampak terburuk dapat diantisipasi.Tanda serangan jantung biasanya muncul di area organ tersebut."Ada rasa tidak nyaman di dada. Ini adalah tanda dan gejala yang paling sering terjadi pada awal-awal serangan jantung," ucapnya.Rasa tidak nyaman di dada bisa saja tidak sama antar individu.
(prf/ega)
Dokter Ungkap Tanda Serangan Jantung Saat Olahraga Maraton, Ini Cara Mengatasinya
2026-01-12 08:59:12
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 09:33
| 2026-01-12 09:03
| 2026-01-12 08:57
| 2026-01-12 08:35
| 2026-01-12 07:21










































