Identitas 5 Awak Pesawat Cessna yang Jatuh di Karawang, Tak Ada Korban Jiwa

2026-02-04 14:47:53
Identitas 5 Awak Pesawat Cessna yang Jatuh di Karawang, Tak Ada Korban Jiwa
Lima orang berada di pesawat Cessna yang mendarat darurat di area sawah Karawang, Jawa Barat. Kelima awak pesawat itu terdiri dari pilot hingga kru cadangan.Pesawat jenis GA28 Airplane tahun 2024 milik PT Wise Air itu dilaporkan mengalami insiden pendaratan darurat di wilayah Karawang, Jawa Barat, pada Jumat (21/11) sore.Lima orang awak yang berada di dalam pesawat berhasil selamat. Mereka langsung mendapatkan pemeriksaan oleh tim medis setempat. Tidak ada luka serius yang dilaporkan.Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa pesawat lepas landas dari Bandara Budiharto, Tangerang, dengan tujuan Bandara Cakrabuana, Cirebon. Di tengah perjalanan pesawat mengalami gangguan teknis."Diduga akibat technical error berupa loss power kemudian Pesawat mendarat darurat sekitar pukul 14.20 WIB di pesawahan Dusun Waluya, Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang," kata Hendra dilansir detikJabar, Sabtu (22/11/2025).Semua awak pesawat dipastikan selamat. Kelima kru pesawat juga tidak mengalami cedera serius.Berikut identitas lima awak pesawat:PilotEko Agus Nugroho, 46 tahunCo-pilotIbnu Barkah Romadioni, 33 tahunTeknikRizky Dwi Andrea, 38 tahunNur Andi Lesmana, 30 tahunKru CadanganWilmar Eko Baryano, 48 tahunBaca selengkapnya di sini


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-04 14:26