LABUAN BAJO - Jenazah yang diduga putri dari pelatih Valencia B tiba di Pelabuhan Karina Labuan Bajo, Senin pagi.Korban sudah dibungkus kantong jenazah milik Basarnas.Tim SAR gabungan tampak menggotong jenazah tersebut ke ambulans yang sudah standby di pelabuhan.Sementara itu, dari jarak sekitar 10 meter, sang ibu, yang adalah istri pelatih Valencia, berteriak histeris sambil berlari menuju ambulans.Seorang keluarganya yang dari Spanyol ikut menemani istri pelatih Valencia menuju ambulans.Momen itu menjadi perhatian banyak orang yang berada di Pelabuhan Marina Labuan Bajo.Baca juga: Warga Temukan Jenazah Perempuan Diduga Putri Pelatih Valencia yang Hilang di Labuan BajoKapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, mengatakan jenazah yang diduga korban kapal tenggelam di Pulau Padar itu telah dievakuasi ke Labuan Bajo."Benar. Telah ditemukan salah satu jenazah perempuan yang diduga korban KM Putri Sakinah. Jenazah tersebut telah dievakuasi menggunakan RIB milik Basarnas. Sementara korban masih dilakukan identifikasi di RSUD Komodo," ucap Christian Kadang, Senin pagi.Ia mengungkapkan, korban ditemukan sekitar pukul 06.15 Wita, di Perairan Pulau Serai, Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) oleh nelayan setempat.Kemudian jenazah itu dibawa menuju Selat Pulau Cincin untuk diamankan dan meneruskan informasi kepada Tim SAR gabungan.Baca juga: Satu dari Empat Anggota Keluarga Pelatih Valencia Ditemukan Meninggal di Perairan Pulau Serai KomodoSelanjutnya, usai mendapatkan informasi tersebut, pada pukul 06.20 Wita, pihak kepolisian bersama Tim SAR gabungan menuju Selat Pulau Cincin dan langsung mengevakuasi jenazah itu menuju Labuan Bajo."Satu jenazah baru itu ditemukan di Perairan Pulau Serai oleh nelayan setempat saat melaut di sekitar perairan tersebut. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah perempuan tersebut ke Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo," tuturnya.Sebelumnya diberitakan, KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam pada Jumat malam.Kapal wisata tersebut berangkat dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar sekitar pukul 20.00 Wita dengan membawa total 11 orang di dalamnya.Nahas, sekitar 30 menit perjalanan atau pada pukul 20.30 Wita, kapal mengalami mati mesin di tengah laut hingga akhirnya tenggelam diterjang gelombang.Saat ini, operasi SAR terus diperkuat dengan kedatangan Kapal KN SAR Puntadewa 250 untuk menyisir area sekitar lokasi kejadian guna mencari kemungkinan korban lain yang belum ditemukan.
(prf/ega)
Istri Pelatih Valencia Histeris Saat Jenazah Diduga Putrinya Tiba di Labuan Bajo
2026-01-12 00:50:20
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:34
| 2026-01-12 05:41
| 2026-01-12 04:47
| 2026-01-12 04:36










































