- Bencana hidrometeorologi kembali melanda wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan selatan Sukabumi sejak awal pekan memicu longsor dan banjir di sembilan kecamatan.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melaporkan, hingga Selasa pagi, petugas gabungan masih melakukan penanganan darurat serta menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.Manager Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan pihaknya telah melaporkan perkembangan bencana tersebut kepada Bupati Sukabumi Asep Japar dan unsur terkait sejak Senin malam."Kami sudah melaporkan langsung kepada Bupati dan unsur terkait lainnya. Saat ini petugas gabungan masih berada di lapangan untuk penanggulangan dan pendataan," kata Daeng kepada Antara, Selasa pagi.Baca juga: Sebaran Kebun Sawit di Bogor yang Luasnya Terbesar Kedua di Jabar Setelah SukabumiBPBD mencatat sedikitnya sembilan kecamatan mengalami dampak bencana dengan tingkat kerusakan yang beragam.Di Kecamatan Warungkiara, longsor terjadi di Kampung Lio Cilandak RT 05/01 Desa Sirnajaya dan Kampung Cigadog RT 02/07 Desa Bantarkalong. Material longsor menutup akses jalan kabupaten, termasuk di sekitar Jembatan Cimandiri Leuwi Lalay.Selain itu, Jembatan Cikolomeran yang menghubungkan Desa Hegarmanah dan Desa Bantarkalong dilaporkan ambruk.Baca juga: Setelah Sukabumi, Bogor Miliki Kebun Sawit Terluas di Jabar: Mayoritas Berusia 20 TahunJalan desa di Kampung Bojonghaur juga mengalami amblesan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.Bencana banjir bandang turut melanda Desa Mekarjaya dan merusak area pertanian warga seluas kurang lebih dua hektare. Kerusakan ini berdampak langsung pada sumber penghidupan masyarakat setempat.Di Kecamatan Caringin, longsor terjadi di Kampung Peundeuy RT 03 RW 08 Desa Seuseupan. Sementara itu, di Kampung Jaura RT 03 RW 10 Desa Seuseupan, saluran irigasi Cibalung jebol sehingga tidak lagi mampu mengairi kolam dan sawah warga.Kecamatan Cibadak juga terdampak cukup parah. Longsor di Kampung Cibatu Hilir RT 02/011 Desa Sekarwangi menimpa lima rumah warga.Baca juga: Elang Jawa Dilengkapi GPS Dilepas di Sukabumi, Populasi Tersisa 1.022 EkorDi Kampung Peundeuy RT 03/09 Desa Warnajati, dua unit rumah dilaporkan terancam akibat pergerakan tanah.Di Kecamatan Ciemas, longsor di Kampung Mekarasih RT 05/03 Desa Ciemas menyebabkan akses jalan Mekarasih–Pamuyangan terputus. Material longsor juga menimpa satu unit rumah warga.Kecamatan Cikembar menjadi salah satu wilayah dengan titik longsor terbanyak. Pergeseran tanah terjadi di Kampung Cicatih RT 01/05 Desa Cimanggu dan menimpa dua rumah warga, sehingga penghuni harus direlokasi ke tempat yang lebih aman.Longsor juga terjadi di Kampung Muara Cisampih RT 003/010 dan Kampung Genteng RT 002/006 Desa Sukamaju.Baca juga: Viral Puluhan Anak Piton Muncul di Sukabumi ketika Hujan, Pakar BRIN Ungkap Sebabnya
(prf/ega)
Banjir-Longsor Landa 9 Kecamatan di Sukabumi: Akses Jalan Putus, Jembatan Ambruk, Rumah Warga Tertimbun
2026-01-12 09:59:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 10:31
| 2026-01-12 09:41
| 2026-01-12 08:12
| 2026-01-12 08:04










































