Jalan di Imogiri Bantul Amblas 17 Meter, 3 RT Terdampak

2026-01-12 07:03:55
Jalan di Imogiri Bantul Amblas 17 Meter, 3 RT Terdampak
YOGYAKARTA, - Jalan penghubung antar kampung di Padukuhan Kedungmiri, Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, amblas pada Jumat .Awalnya, jalan amblas itu diketahui sejak pagi, sempat mengalami penambahan amblas sekitar 30 sentimeter, kemudian semakin panjang hingga menjadi 17 meter. Kini, kondisi ruas tersebut putus tak bisa dilewati.Hal ini menyebabkan akses warga di tiga RT terdampak. Mereka harus mengambil jalan memutar.Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram Pemkab Bantul, menunjukkan jalan ambles dan putus itu berada di dekat lokasi favorit pesepeda, yakni di obyek wisata Srikeminut.Baca juga: Jalur Utama Kaliwiro–Wadaslintang Amblas Sepanjang 100 Meter, Puluhan Kendaraan Terjebak Tanah GerakAliran sungai yang berada di samping jalan terlihat cukup deras. Beberapa orang tampak melihat lokasi amblasnya jalan.Jalan amblas itu diketahui warga pada pagi hari. Awalnya, hanya sekitar 30 sentimeter. Kemudian semakin meluas."Jadi amblas pertama diketahui warga habis subuh itu. Lalu sekitar pukul 09.00 WIB tambah amblas sekitar 30 sentimeter dan sore ini (seluruhnya amblas) akibat hujan deras amblas total," kata ketua Forum Penanggulangan Risiko Bencana (FPRB) Sariharjo, Oman, saat dihubungi wartawan melalui telepon Jumat sore."Untuk jalan yang amblas sekitar 17 meter," ucap dia.Dia mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka pada peristiwa ini.Sebab, setelah mengetahui potensi amblas, warga langsung mengamankan lokasi."Tidak ada korban, karena setelah pagi tadi ada temuan amblas langsung kita ke lokasi untuk pengamanan," kata dia.Baca juga: Kisah Penjaga Kuburan Desa di Blitar, Lakukan Ritual Bedhel Bumi hingga Uruk Kuburan AmblasHanya saja, warga di 3 RT di Padukuhan Wunut, Kalurahan Sriharjo, harus memutar jika akan beraktivitas keluar."Ada beberapa RT, jadi harus memutar lewat Selopamioro," kata Oman.Dia mengatakan, status jalan merupakan jalan kabupaten, yang sudah pernah amblas dan dilakukan perbaikan sekitar 2 tahun lalu.Baca juga: Hari Ini PN Bantul Vonis Terdakwa Kasus Mafia Tanah, Mbah Tupon: Pokoknya Sertifikat Saya KembaliPerlu diketahui, akhir tahun 2022 wilayah tersebut juga mengalami amblas.


(prf/ega)