KUPANG, - Warga Kefamenanu digegerkan dengan penemuan amunisi mortir yang masih aktif.Benda berbahaya itu ditemukan Yohanes Manose (46), warga RT 046/RW 009, Kelurahan Kefamenanu Tengah, Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.Kejadian bermula saat Yohanes sedang mencangkul di kebunnya, tepat di belakang Toko Sinar Terang, Senin kemarin.Baca juga: Warga Yogyakarta Temukan Mortir Diduga Peninggalan Perang Dunia II di JetisharjoTiba-tiba cangkulnya menyentuh benda keras yang mencurigakan, berbentuk peluru besar. Karena takut, ia langsung memberi tahu warga sekitar sebelum melapor ke polisi.“Ditemukan kemarin di dekat benteng peninggalan Jepang dan Belanda,” ujar Pejabat Humas Polres TTU, Ipda Wilco Mitang, saat dihubungi Kompas.com, Selasa .Tak lama kemudian, anggota Satreskrim Polres TTU tiba di lokasi, memasang garis polisi, dan mulai menggali. Amunisi tersebut terkubur sekitar 20 cm di bawah permukaan tanah.“Ternyata satu butir mortir kaliber 50–81 mm, jenis yang biasa dipakai pada senjata artileri kecil atau mortir,” kata Wilco.Baca juga: Mortir Temuan Warga Blora Dimusnahkan Tim Jihandak Brimob di Hutan Jati SambongYang mengkhawatirkan, setelah diperiksa tim penjinak bom, amunisi itu masih aktif dan sangat berbahaya — bisa meledak kapan saja jika terbentur, tertekan, atau bergesekan.Menariknya, ini bukan kali pertama benda serupa ditemukan di area tersebut. Pada 22 Oktober 2025, di lokasi yang tak jauh dari tempat ini, warga juga pernah menemukan amunisi senjata Mouser.Saat ini, mortir peninggalan masa penjajahan itu telah berhasil dievakuasi dan diamankan di Markas Polres TTU untuk selanjutnya ditangani lebih lanjut.“Alhamdulillah berkat kewaspadaan warga, potensi bahaya bisa dicegah sejak dini,” tutup Wilco. Baca juga: Petani di Tuban Temukan Mortir Aktif Saat Bajak Sawah
(prf/ega)
Saat Mencangkul di Kebun, Warga Kefamenanu Temukan Mortir Aktif Terpendam
2026-01-11 04:15:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:08
| 2026-01-11 03:17
| 2026-01-11 01:47
| 2026-01-11 01:29










































