JAKARTA, - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono memanggil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) di kantornya, Jakarta, Kamis .Ini tidak lain soal Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri terkait penanganan dan pemulihan pasca-bencana di Pulau Sumatera."Hari ini masih dinyatakan sebagai tanggap darurat bencana," ungkap AHY saat membuka Rakor Tingkat Menteri tersebut.Oleh karena itu, bentuk langkah-langkah aktif di lapangan saat ini difokuskan untuk mengevakuasi korban dan menyelamatkan warga terdampak.Ini termasuk meyakinkan warga agar tidak ada yang tidak mendapatkan makanan dan kebutuhan pokok lainnya.Baca juga: Jalan Bener Meriah-Bireuen di Aceh Putus, AHY Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Segera PerbaikiNamun sambil paralel, kata AHY, Pemerintah berupaya sekuat tenaga untuk menghubungkan kembali jalur-jalur transportasi, terutama untuk bantuan logistik, suplai obat-obatan ke daerah terisolasi yang putus transportasi daratnya."Apakah karena jembatan atau jalan yang pusat, berat, dan putus, maupun faktor alam lainnya, sehingga lebih digunakan transportasi udara dan juga laut. Walaupun tidak selalu mudah, apalagi kapasitas pesawat kecil atau helikopter juga terbatas untuk bisa angkut logistik ke daerah bencana," tambah dia.AHY pun menjelaskan betapa pentingnya kehadiran Dody dan Ara untuk menjelaskan secara detail perhitungan awal bagi infrastruktur maupun rumah warga yang terdampak.Ini terutama baik dikaitkan dengan dampak kerusakan bencana maupun titik-titik sektor infrastruktur mana yang akan segera ditangani.Baca juga: Lembah Anai Lumpuh, AHY Targetkan Konektivitas Pulih dalam 2 Minggu"Tentu berbicara penanganan, membangun kembali, tapi membutuhkan waktu dan proses yang juga tidak bisa secepat yang kita inginkan karena perlu planning (perencanaan), perlu eksekusi, dan juga dikawal. Dan semangatnya tidak hanya membangun kembali, tetapi untuk membangun lebih baik, lebih kuat, lebih resilient (tahan), dan punya daya tahan terhadap potensi pencanaan kemudian hari," tandas AHY.
(prf/ega)
Pulihkan Infrastruktur Pasca Banjir, AHY Panggil Ara dan Dody
2026-01-12 10:12:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 10:20
| 2026-01-12 09:49
| 2026-01-12 08:58
| 2026-01-12 08:49










































