Pemerintah Mau Tanam Sawit di Papua demi BBM, Jangan Sampai Jadi Sumber Malapetaka

2026-02-02 06:42:24
Pemerintah Mau Tanam Sawit di Papua demi BBM, Jangan Sampai Jadi Sumber Malapetaka
JAKARTA, - Wakil Ketua Komisi IV DPR Fraksi PDI-P Alex Indra Lukman meminta Presiden Prabowo Subianto memastikan sawit tidak menjadi sumber malapetaka di Papua.Sebelumnya, Prabowo ingin menanam sawit di Papua demi menghasilkan BBM di sana."Hutan harus bisa kita manfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat, tetapi juga harus dipastikan tidak menjadi sumber malapetaka," kata Alex, kepada Kompas.com, Rabu .Alex berharap, arahan dari Prabowo tersebut dilaksanakan dengan perencanaan dan analisis dampak lingkungan yang baik.Baca juga: Prabowo Ingin Papua Ditanam Sawit agar Hasilkan BBMDengan begitu, kata dia, hutan alam tetap terjaga dan terlindungi."Sehingga tata ruang terjaga, di mana hutan alam sebagai wilayah serapan air tetap terjaga dan terlindungi," imbuh dia.Sebelumnya, Prabowo berharap Papua turut ditanami sawit agar dapat berswasembada energi dengan menghasilkan bahan bakar minyak (BBM) dari sawit."Dan juga nanti kita berharap di daerah Papua pun harus ditanam kelapa sawit supaya bisa menghasilkan juga BBM dari kelapa sawit," kata Prabowo, saat memberi pengarahan dalam rapat percepatan pembangunan Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa .Prabowo juga ingin di Papua ditanam tebu hingga singkong agar bisa memproduksi etanol.Diharapkan dalam lima tahun ke depan, semua daerah, termasuk Papua, bisa swasembada energi dan swasembada pangan.Baca juga: Mengapa Prabowo Ingin Papua Ditanami Sawit? "Juga tebu menghasilkan etanol, singkong cassava juga untuk menghasilkan etanol sehingga kita rencanakan dalam 5 tahun semua daerah bisa berdiri di atas kakinya sendiri swasembada pangan dan swasembada energi," ucap Prabowo.Kepala negara ingin daerah-daerah Papua menikmati hasil dari energi yang diproduksi di Bumi Cendrawasih.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-02-02 06:05