Sebanyak 87 Orang Resmi Laporkan WO Ayu Puspita Terkait Dugaan Penipuan

2026-01-12 05:01:48
Sebanyak 87 Orang Resmi Laporkan WO Ayu Puspita Terkait Dugaan Penipuan
JAKARTA, – Sebanyak 87 orang melaporkan pemilik Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita atau PT APS ke Polres Metro Jakarta Utara atas dugaan penipuan dan penggelapan biaya resepsi pernikahan.Polisi telah menangkap lima orang dari pihak WO untuk dimintai keterangan terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik tersebut.Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Komisaris Onkoseno Grandiarso mengatakan laporan terus masuk sejak dugaan penipuan ini mencuat beberapa hari terakhir.Baca juga: Sosok Pemilik WO Ayu Puspita di Mata Tetangga: Dermawan, tapi Tertutup“Yang laporan ke kami 87 orang yang terjadi di berbagai tempat. Kerugiannya masih kami kalkulasi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin .Ia menjelaskan, pola dugaan penipuan yang dialami korban berkaitan dengan paket pernikahan yang dijanjikan pihak WO namun tidak direalisasikan.“Dia (WO) menawarkan paket pernikahan, pada kenyataannya dia tidak memenuhi ketentuan itu,” kata Onkoseno.Terkait dugaan bahwa pihak WO sempat menghilang dan sulit dihubungi, ia menyebutkan, hal tersebut masih dalam pendalaman penyidik.Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes \Erick Frendriz menyampaikan, laporan pertama masuk dua hari lalu. Sejak Minggu malam, polisi mengamankan lima orang dari perusahaan tersebut, mulai dari karyawan, manajer, hingga pemilik WO.“WO ini sudah menerima uang untuk melaksanakan acara pernikahan atau resepsi. Kemudian pada hari H-nya, tidak terlaksana sesuai dengan kesepakatan,” kata Erick, Senin.Erick menambahkan, penyidik kini memeriksa para terlapor dan melakukan pendataan ulang terhadap puluhan korban lain yang terus berdatangan ke kantor polisi.Baca juga: Pemilik WO Cipayung Ngaku Bakal Jual Aset untuk Ganti Rugi Kliennya“Setelah selesai pemeriksaan, tentunya akan dilakukan gelar perkara untuk naik ke penyidikan dan apakah bisa langsung ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.Kelima orang tersebut sebelumnya diperiksa oleh Polres Jakarta Timur setelah adanya informasi dari warga.Karena laporan resmi berkaitan dengan kasus ini berada di wilayah Jakarta Utara, para terlapor kemudian diserahkan ke Polres Metro Jakarta Utara untuk penanganan lebih lanjut.


(prf/ega)