Penggunaan To Be Was dan Were Beserta Contohnya

2026-01-12 06:22:52
Penggunaan To Be Was dan Were Beserta Contohnya
— Dalam pembelajaran bahasa Inggris, penggunaan to be “was” dan “were” menjadi dasar penting dalam membentuk kalimat simple past tense.Kedua bentuk ini menunjukkan kondisi atau peristiwa yang sudah terjadi di masa lampau. Prinsip utamanya terletak pada kesesuaian antara kata kerja bantu dengan subyek kalimat.Kata was digunakan untuk subjek tunggal seperti I, he, she, it, sedangkan were digunakan untuk subjek jamak seperti you, we, they.Contoh:Prinsip ini juga berlaku saat mengubah kalimat aktif menjadi pasif pada bentuk past tense.Baca juga: 55 Contoh Simple Past Tense dan RumusnyaPola Kalimat AktifPola Kalimat PasifSubject + Verb-2 + ObjectSubject + was/were + past participle + by + ObjectContoh:Kalimat aktif:(Dia menyobek surat tadi malam.)kalimat pasif(Surat disobek olehnya tadi malam.)Kalimat pasif menggunakan “was” untuk subjek tunggal (he, she, it, I) dan “were” untuk subjek jamak (you, they, we). Kalimat negatif cukup menambahkan “not” setelah to be.Contoh:(+) A letter was written by her last night.(–) A letter was not written by her last night.freepik.com Ilustrasi menulisDalam konteks menjelaskan kondisi, situasi, tempat, kualitas, kuantitas, atau karakteristik, kata bantu to be “was dan were” berfungsi menandai keadaan lampau yang sudah tidak berlaku saat ini.Contoh:(Dulu ia sedih, sekarang tidak lagi.)(Dulu kami bahagia mengikuti acara ini.)Kedua kalimat ini menggunakan adjective (kata sifat) sebagai predikat, menandakan keadaan yang sudah berlalu. Setiap kalimat menunjukkan kondisi masa lalu yang kini sudah berubah.Baca juga: Passive Voice dalam Simple Future TenseKalimat PositifKalimat NegatifKalimat TanyaS + To Be + Adjective/Noun/AdverbS + To Be + Not + Adjective/Noun/AdverbTo Be + S + Adjective/Noun/Adverb?Contoh:I was tired yesterday.They were busy yesterday. Contoh:I was not tired yesterday.They were not busy yesterday. Contoh:Was I tired yesterday?Kalimat Negatif: cukup tambahkan “not” setelah to be.Contoh:Penggunaan was dan were dalam bahasa Inggris tidak hanya menunjukkan waktu lampau, tetapi juga menggambarkan kondisi, perasaan, dan keadaan yang sudah tidak berlaku di masa kini.Pemahaman yang tepat akan membantu siswa menulis kalimat aktif dan pasif dengan benar serta menyusun deskripsi keadaan lampau secara alami.Baca juga: Simple Future Tense: Pengertian, Rumus, Fungsi, dan ContohnyaReferensi:


(prf/ega)