BMKG: Cuaca Jawa Timur Rabu 31 Desember 2025 Didominasi Hujan Ringan dan Berawan

2026-01-12 09:10:53
BMKG: Cuaca Jawa Timur Rabu 31 Desember 2025 Didominasi Hujan Ringan dan Berawan
— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Rabu, 31 Desember 2025, didominasi hujan ringan dan berawan di hampir seluruh wilayah.Suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 17 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan udara tinggi, mencapai 54–99 persen.BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan ringan yang dapat terjadi secara merata, terutama pada siang hingga malam hari, menjelang pergantian tahun.Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur berpotensi mengalami hujan ringan, antara lain:Baca juga: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Malam Tahun Baru, Kaltim Berstatus SiagaSementara itu, BMKG mencatat sebagian besar wilayah lain di Jawa Timur mengalami cuaca berawan, di antaranya:Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem Malam Tahun Baru 2026, Jawa dan Sumatera Diprediksi Hujan Sangat LebatBMKG juga mencatat Kota Batu berpotensi mengalami kabut atau asap, dengan suhu relatif lebih rendah, yakni 17–23 derajat Celsius dan kelembapan udara sangat tinggi mencapai 72–99 persen.Kondisi ini berpotensi mengurangi jarak pandang, terutama pada pagi dan malam hari.Imbauan BMKGBMKG mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk:Informasi cuaca terkini dan peringatan dini dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-12 07:58