UNGARAN, - Dani Ramadhan (38), pemilik warung makan sederhana Banana Getz! dan Bebek Sukses Merantau, berinisiatif menggratiskan makanan bagi perantau asal Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh yang menjadi korban bencana alam banjir bandang.Di warungnya yang terletak dekat gapura Perum Korpri Jalan Bali Raya Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Dani terlihat sibuk memasak ayam goreng dengan bumbu khas Madura, meskipun tidak ada antrean.Dani menjelaskan, penambahan stok bahan makanan seperti daging bebek, ayam, cabai, sayuran, dan aneka buah serta jajanan itu bukan karena ada pesanan, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana.Baca juga: Donasi Warga Kaur Bengkulu Rp 232,5 Juta untuk Korban Bencana Sumatera"Sejak melihat berita ada bencana yang begitu besar di Sumatera, terus terang saya gelisah karena dampaknya pasti hebat. Tak hanya buat yang ada di Sumatera, tapi juga kerabatnya yang merantau," ujar Dani pada Senin sore."Gelisah karena yang di Sumatera terkena dampak langsung, persoalan logistik, longsor dan lumpur, serta rumah yang rusak. Sementara yang merantau bekerja atau kuliah, tidak bisa berkirim kabar," kata Dani.Setelah itu, Dani mulai menggratiskan makanan untuk perantau yang terdampak bencana."Setelah mengumumkan melalui media sosial, ada mahasiswi asal Nias yang datang kesini. Dia bilang cuma ingin bersilaturahmi, duduk sebentar, tapi tidak mau makan. Ternyata dia kepikiran keluarganya di Nias,” kata Dani.Mahasiswi tersebut mengungkapkan bahwa keluarganya selamat, namun wilayahnya mengalami kesulitan setelah jalur dari daratan Sumatera terputus akibat bencana."Saat saya suruh makan dia menolak, setelah dipaksa mau makan tapi hanya sedikit. Saya bilang kalau butuh makanan, datang saja kesini," ungkapnya.Tak hanya menyediakan makanan gratis, Dani bersama rekan-rekannya yang merupakan driver ojek online juga menggalang dana."Dalam waktu kurang dari dua jam terkumpul Rp 4,5 juta. Sementara yang dari dompet digital masih dalam penghitungan," kata Dani.Baca juga: Belum Dapat Uang Saku, 120 Mahasiswa Sumatera di Semarang Terancam Tak Bisa Ikut UjianDani juga menjelaskan bahwa mereka sedang merancang gerakan untuk mengirim makanan ke perantau yang tinggal di daerah Tembalang, Kota Semarang."Ini sedang koordinasi dengan driver ojol. Kasihan kalau mereka harus ke Ungaran, bisa-bisa malah kehabisan bensin," ujarnya.Dani mengungkapkan motivasinya dalam gerakan berbagi ini."Saya pernah dibantu orang saat susah, karena itu sekarang saya ingin membalas kebaikan dengan menolong sesama," paparnya.
(prf/ega)
Gelisah Lihat Bencana, Dani Gratiskan Makanan untuk Perantau Sumatera Terdampak Banjir dan Longsor
2026-01-13 07:15:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 06:06
| 2026-01-13 06:05
| 2026-01-13 05:33
| 2026-01-13 05:00










































