Inalum Pertajam Daya Saing Lewat Inovasi Hijau

2026-01-16 09:04:52
Inalum Pertajam Daya Saing Lewat Inovasi Hijau
JAKARTA, — PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) terus memperkuat langkah menuju industri hijau lewat penyelenggaraan Technology Innovation Seminar (TIS) 2025. Ajang tahunan ini menjadi ruang bagi para karyawan dan anak perusahaan untuk menyalurkan ide-ide inovatif yang mendorong efisiensi, keberlanjutan, dan daya saing global.Tahun ini, TIS mengusung tema “Sharpening Competitiveness for a Sustainable and Green Smelter” atau menajamkan daya saing untuk smelter yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.Direktur Operasi INALUM, Ivan Emirsyam, mengatakan bahwa TIS bukan sekadar ajang kompetisi ide, tetapi wujud nyata semangat perubahan di lingkungan perusahaan.“Melalui inovasi, kita menajamkan daya saing, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan dan green industry. Dari TIS, lahir gagasan-gagasan yang membawa INALUM selangkah lebih maju menuju standar global,” ujar Ivan melalui keterangannya, Rabu .Baca juga: Inalum Bidik Potensi Hilirisasi Industri Aluminium di World Expo Osaka 2025Ajang yang telah berlangsung sejak 2005 itu kini semakin inklusif. Tahun ini, peserta TIS tak hanya berasal dari INALUM, tetapi juga seluruh anak perusahaan di bawah INALUM Group. Antusiasme tinggi terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 166 peserta dalam 73 tim inovasi.Setelah melalui seleksi ketat, enam tim terbaik melaju ke babak final dan mempresentasikan ide mereka di hadapan dewan juri.Setiap ide yang dipresentasikan merupakan hasil kolaborasi dan riset mendalam di berbagai bidang, mulai dari efisiensi energi, keselamatan kerja, hingga pengelolaan lingkungan berkelanjutan.Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah ide dari ajang TIS berhasil diterapkan langsung di operasional perusahaan. Salah satunya adalah upgrading tungku 2 dari 195 kA menjadi 235 kA, yang meningkatkan produksi molten metal sebesar 110 ton per tungku setiap tahun. Peningkatan tersebut berdampak langsung terhadap produktivitas dan pendapatan perusahaan.Baca juga: Hilirisasi Aluminium, Inalum Jajaki Kerja Sama Investasi dengan VitolSelain itu, berbagai inovasi lain juga lahir dari TIS, seperti modifikasi turbin, Rod Straightening Machine, konversi bahan bakar minyak ke gas alam, serta upgrading cover pot.Melalui semangat “Innovation for Continuous Improvement”, INALUM memastikan ide-ide tersebut tidak berhenti di tahap kompetisi, melainkan menjadi bagian dari proses perbaikan berkelanjutan.Penyelenggaraan TIS 2025 mempertegas komitmen INALUM untuk terus menumbuhkan budaya inovasi dan memperkuat posisi sebagai pionir industri aluminium nasional yang berkelas dunia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-16 07:24