JAKARTA, – Perasaan bersalah atau mom guilt kerap dialami ibu dalam proses pengasuhan anak. Mulai dari merasa tidak cukup hadir, takut salah dalam mengambil keputusan, dan lain sebagainya.Meski sering dianggap sebagai urusan emosional pribadi, ternyata mom guilt tidak hanya berdampak pada ibu, tetapi juga dapat memengaruhi tumbuh kembang anak.Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga Farraas Afiefah Muhdiar menjelaskan, kondisi emosional ibu memiliki pengaruh besar terhadap perilaku anak, termasuk kecemasan yang dirasakan ibu.“Kalau ibunya cemas, itu akan tercermin dari perilakunya dan tidak mungkin bisa ditutupi 100 persen,” kata Farraas saat diwawancarai Kompas.com di Jakarta Selatan, .Menurutnya, anak sangat peka terhadap kondisi emosional orangtua, terutama ibu sebagai figur yang paling sering berinteraksi dalam keseharian.Baca juga: 5 Cara Sembuhkan Luka Batin akibat Pola Asuh Otoriter Menurut Psikolog/DEVI PATTRICIA Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga Farraas Afiefah Muhdiar saat diwawancarai Kompas.com di Jakarta Selatan, .Farraas menuturkan, mom guilt yang tidak dikelola dengan baik dapat memunculkan kecemasan berlebih pada ibu. Kecemasan ini kemudian tercermin dalam sikap, nada bicara, hingga cara ibu merespons anak.“Kalau lagi mengerjakan sesuatu, tapi takut salah, kemungkinan anak akan menyerap kecemasannya dan akan tumbuh menjadi anak yang mudah cemas juga,” jelas Farraas.Dalam jangka panjang, anak yang tumbuh di lingkungan dengan tingkat kecemasan tinggi berpotensi mengalami kesulitan mengelola emosi. Anak belajar dari apa yang mereka lihat dan rasakan, bukan hanya dari apa yang dikatakan.Baca juga: Tips Kompak dengan Pasangan Soal Pola Asuh AnakSelain kecemasan, Farraas menekankan, kepercayaan diri ibu dalam menjalani peran pengasuhan juga berpengaruh besar terhadap anak.“Pastinya kepercayaan diri itu akan sangat memengaruhi perilaku anak kita. Biasanya kalau ibu enggak percaya diri, jadinya enggak maksimal juga dalam menjalankan perannya,” ujarnya.Ketika ibu terus-menerus meragukan kemampuannya, hal tersebut bisa menghambat inisiatif dalam mendampingi anak, baik dalam stimulasi maupun interaksi sehari-hari.Farraas mencontohkan bagaimana rasa tidak percaya diri yang berakar dari mom guilt bisa membuat ibu berhenti mencoba.
(prf/ega)
Benarkah Mom Guilt Berdampak pada Anak? Ini Penjelasan Psikolog
2026-01-12 05:09:38
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:40
| 2026-01-12 04:31
| 2026-01-12 04:26
| 2026-01-12 04:22
| 2026-01-12 04:03










































