JAKARTA, - Keluarga menangis saat menerima peti jenazah korban kebakaran Gedung Terra Drone di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu .Pantauan Kompas.com di lokasi, kakak dari manajer perusahaan Muhammad Apriyana, Ira, berjalan pelan didampingi petugas saat menerima dokumen jenazah.Ia terisak menangis saat dokumen dengan map hijau itu diserahkan penyidik.Setelah menerima dokumen itu, ia berkumpul dengan anggota keluarganya untuk saling menguatkan.Baca juga: Mendagri Sebut Gedung Terra Drone Punya Risiko Tinggi, Proses Izin Akan DiusutMereka membentuk lingkaran, saling bersandar satu sama lain sambil melihat dokumen itu.Setelah semua dokumen diberikan kepada perwakilan tujuh korban, peti jenazah mulai berdatangan untuk dipulangkan ke rumah keluarga.Saat tiba mobil dengan tulisan nama Apriyana berhenti di depan pintu masuk, Ira dan saudaranya berjalan keluar.Tampak Ira menangis dalam pelukan petugas kepolisian. Di belakangnya, kakaknya yang lain ikut menangis.Masih dalam pelukan petugas kepolisian, tiba-tiba Ira jatuh pingsan.Kakaknya, petugas kepolisian, hingga satpam membantu menggiring Ira masuk ke dalam mobil jenazah.Di sana, ia berusaha ditenangkan saat ia mulai histeris.Baca juga: Selain Kantor, Gedung Terra Drone yang Terbakar Juga Tempat ServisIa kembali memeluk petugas yang mendampinginya sebelum mobil bertolak ke rumah mereka.Sebelumnya, kebakaran terjadi di Gedung Kantor Terra Drone, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Selasa kemarin.Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta menyebut, kebakaran di Gedung Terra Drone mulai diketahui sejak pukul 12.43 WIB.Tim damkar kemudian meluncur ke lokasi kejadian dan mulai melakukan pemadaman pada pukul 12.50 WIB.
(prf/ega)
Tangis Keluarga Pecah Saat Terima Jenazah Korban Kebakaran Terra Drone
2026-01-12 23:26:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 00:14
| 2026-01-12 23:44
| 2026-01-12 21:53
| 2026-01-12 21:49










































