Harga Cabai dan Bawang Merah di Samarinda Melonjak Jelang Natal dan Tahun Baru

2026-01-12 07:03:45
Harga Cabai dan Bawang Merah di Samarinda Melonjak Jelang Natal dan Tahun Baru
SAMARINDA, – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, harga sejumlah komoditas pangan di Kota Samarinda mengalami kenaikan signifikan.Pantauan Kompas.com di Pasar Pagi Samarinda pada Rabu menunjukkan bahwa dua komoditas yang paling terdampak adalah cabai dan bawang merah.Kenaikan harga ini terjadi seiring dengan terbatasnya stok dan meningkatnya permintaan masyarakat.Dalam sepekan terakhir, harga cabai merangkak naik di hampir semua jenis.Baca juga: Cuaca Ekstrem Turunkan Panen Cabai hingga 30 Persen di Kulon ProgoCabai tiung yang sebelumnya berada di kisaran Rp 25.000–30.000 per kilogram kini melonjak menjadi Rp 40.000 per kilogram.Kenaikan paling signifikan terjadi pada cabai merah besar, yang mengalami lonjakan dari Rp 30.000–40.000 menjadi Rp 60.000 per kilogram.Sementara itu, cabai keriting kini dijual seharga Rp 50.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 30.000–40.000.Samsuri, seorang pedagang cabai, menjelaskan bahwa kenaikan harga kali ini tidak terlepas dari terganggunya pengiriman dari Pulau Jawa akibat cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir.“Rata-rata semua naik, baik lombok kecil, besar, maupun keriting. Biasanya Rp 25–30.000, sekarang Rp 40.000. Cabai merah yang paling tinggi, sekarang Rp 60.000. Mungkin karena stok dari sana berkurang, kiriman juga sering terlambat,” ujar Samsuri kepada Kompas.com.Selain cabai, harga bawang merah juga mengalami kenaikan.Baca juga: Musim Panen Raya di Blitar, Harga Cabai Justru AnjlokBawang merah yang sebelumnya stabil di angka Rp 35.000 per kilogram kini dijual seharga Rp 42.000 per kilogram.Kenaikan ini terjadi dalam tiga hari terakhir.Pedagang bawang merah, Ridwan, menyatakan bahwa lonjakan harga pada akhir tahun memang sering terjadi karena konsumsi masyarakat meningkat dan stok mulai menipis.“Iya, bawang naik dari Rp 35.000 jadi Rp 42.000. Sudah tiga hari ini naik. Karena mendekati Natal dan Tahun Baru, nanti habis itu dekat puasa juga, otomatis naik lagi. Untuk stok juga agak berkurang,” terangnya.Kondisi ini membuat para pedagang harus menyesuaikan ritme belanja mereka.Beberapa di antaranya memilih menurunkan jumlah pembelian untuk menghindari risiko kerugian apabila harga terus berfluktuasi.Baca juga: Menteri Perdagangan Temukan Harga Cabai Naik di Bandung Jelang NataruDi sisi lain, sejumlah pembeli mengeluhkan kenaikan harga yang semakin sering terjadi menjelang momen-momen tertentu.Mereka berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah stabilisasi, baik melalui operasi pasar maupun penguatan rantai pasok.Hingga pekan terakhir November 2025, pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan setempat sedang memetakan penyebab kenaikan harga secara lebih perinci sambil menyiapkan intervensi jika kenaikan terus berlanjut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dilansir dari Kompas.com, Senin , cabang bulu tangkis kembali menegaskan statusnya sebagai lumbung medali bagi Indonesia dengan menyumbangkan dua emas di SEA Games 2025.Pada nomor tunggal putra, Alwi Farhan keluar sebagai juara setelah melewati duel sengit melawan rekan senegara, Moh Zaki Ubaidillah.Laga final yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu harus ditentukan lewat tiga gim, dengan Alwi akhirnya memastikan kemenangan.Keberhasilan Indonesia berlanjut di sektor ganda putra.Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tampil solid di partai puncak dan menundukkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.Kemenangan dua gim langsung memastikan medali emas sekaligus memperkuat posisi Indonesia di papan klasemen.Sementara ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyumbang perunggu.Dari cabang wushu, Edgar Xavier Marvelo menutup kiprahnya di SEA Games dengan manis setelah meraih emas nomor taolu gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gun Shu.Baca juga: Timnas U22 Indonesia Jadi Sorotan Media Vietnam Usai Gagal ke Semifinal SEA Games 2025Cabang atletik menjadi kontributor utama medali emas Indonesia pada hari pertandingan tersebut dengan total empat keping emas.Hendro Yap kembali menunjukkan konsistensinya dengan finis terdepan di nomor jalan cepat 20 kilometer putra, meninggalkan pesaing terdekatnya dari Myanmar.Dominasi Indonesia di nomor jalan cepat berlanjut lewat Violine Intan Puspita yang menjadi terbaik di sektor putri.Dari nomor maraton, Robi Syianturi tampil sebagai yang tercepat di kategori putra.Sementara itu, Odekta Elvina Naibaho kembali menegaskan reputasinya sebagai ratu maraton Asia Tenggara dengan meraih emas di nomor putri.Baca juga: Ratu Thailand Wakili Negaranya dalam SEA Games 2025, Cabor Apa?Tambahan medali emas Indonesia juga datang dari cabang skateboard nomor street.Hutomo Basral Graito tampil impresif sepanjang perlombaan dan menutup kompetisi dengan raihan skor tertinggi.Ia sukses mengungguli atlet tuan rumah serta pesaing lainnya, sekaligus melengkapi deretan emas Indonesia dari berbagai cabang olahraga di SEA Games 2025.(Sumber: Kompas.com/ Penulis: Yudha Riefwan Najib)sumber:https://sumut.antaranews.com/berita/648835/klasemen-medali-sea-games-2025-indonesia-kokoh-di-peringkat-kedua

| 2026-01-12 07:37