Harga Perak Cetak Rekor, Elon Musk Peringatkan Dampaknya ke Industri

2026-01-11 22:25:40
Harga Perak Cetak Rekor, Elon Musk Peringatkan Dampaknya ke Industri
– Lonjakan harga perak ke rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Desember 2025 memicu kekhawatiran pelaku industri global. CEO Tesla Elon Musk memperingatkan bahwa kenaikan harga tersebut berpotensi menimbulkan dampak serius bagi berbagai proses manufaktur.Dikutip dari Guardian, Senin , kenaikan harga perak terjadi di tengah reli logam mulia yang juga mendorong harga emas dan platinum mencapai rekor baru pada Boxing Day.Para analis menilai lonjakan ini dipicu ekspektasi pemangkasan suku bunga Amerika Serikat (AS) oleh Federal Reserve (The Fed) pada 2026, yang meningkatkan permintaan terhadap aset keras sebagai pelindung nilai dari inflasi dan pelemahan mata uang.Baca juga: Harga Perak Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang SejarahKekhawatiran pasar turut diperkuat oleh kebijakan China yang akan memberlakukan pembatasan ekspor perak mulai 1 Januari 2026. Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik global turut mendorong permintaan aset safe haven.Harga perak tercatat menyentuh 79 dollar AS per troy ons pada Jumat lalu, level tertinggi sepanjang sejarah. Angka tersebut melonjak dari 56 dollar AS pada awal Desember dan hanya 29 dollar AS per troy ons pada awal 2025.“Ini bukan kabar baik. Perak dibutuhkan dalam banyak proses industri,” tulis Musk dalam unggahannya di platform X.PIXABAY/PAUL (PWLPL) Ilustrasi perak, harga perak, investasi perak. Harga perak melonjak 143 persen dalam setahun dan melampaui kenaikan emas. Lonjakan ini dipicu faktor investasi hingga kebutuhan industri.Perak digunakan secara luas dalam berbagai sektor strategis, termasuk elektrifikasi, panel surya, kendaraan listrik, dan pusat data. Permintaan yang terus meningkat di sektor-sektor tersebut telah menggerus persediaan perak global.Baca juga: Robert Kiyosaki Prediksi Harga Perak Tembus 200 Dollar AS pada 2026Di sisi lain, perak juga berperan sebagai logam moneter dan penyimpan nilai. Analis pasar IG, Tony Sycamore, menilai lonjakan harga perak mencerminkan terbentuknya “gelembung generasi”.“Reli logam mulia didukung oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed beberapa kali pada 2026, serta pembelian kuat oleh bank sentral dan investor swasta. Namun, pendorong utama belakangan ini adalah ketimpangan struktural yang parah antara pasokan dan permintaan perak, yang memicu perebutan perak fisik,” ujar Sycamore.Bloomberg melaporkan, sebagian besar pasokan perak yang siap diperdagangkan secara global saat ini tertahan di New York.Kondisi tersebut berkaitan dengan penyelidikan Departemen Perdagangan AS terkait potensi risiko keamanan nasional dari impor mineral kritis.Baca juga: Harga Perak Melonjak di 2025, Investor Cermati Arah 2026Penyelidikan tersebut berpotensi membuka jalan bagi penerapan tarif atau pembatasan perdagangan tambahan terhadap perak.Secara keseluruhan, harga emas dan perak berada di jalur kinerja tahunan terbaik sejak 1979. Harga emas tercatat melonjak lebih dari 70 persen sepanjang 2025, menembus 4.500 dollar AS per troy ons, dari posisi 2.623 dollar AS pada awal tahun.Sementara itu, harga platinum spot naik 5,3 persen pada Jumat menjadi 2.338,20 dollar AS per troy ons, mencatatkan kenaikan mingguan terkuat sepanjang sejarah.Platinum dan palladium, yang merupakan komponen utama catalytic converter kendaraan, juga melonjak akibat ketatnya pasokan, ketidakpastian tarif, serta pergeseran permintaan investasi dari emas. Harga platinum tercatat naik sekitar 170 persen sepanjang 2025.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-01-11 22:11