JAKARTA, — Rumah milik anggota nonaktif DPR, Ahmad Sahroni, di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kini tinggal menjadi tumpukan puing.Bangunan yang sebelumnya menjadi sorotan publik setelah dijarah massa pada akhir Agustus lalu itu sedang dibongkar hingga rata dengan tanah.Pantauan Kompas.com pada Jumat , dua ekskavator berwarna kuning bekerja mengais reruntuhan bangunan.Yang tersisa hanyalah tumpukan kayu, besi, batu, hingga pipa paralon yang berserakan hingga ke badan jalan.Baca juga: Dulu Dijarah, Rumah Ahmad Sahroni Kini Rata dengan TanahDebu beberapa kali beterbangan setiap kali alat berat menggali puing-puing untuk dimuat ke dalam truk yang datang silih berganti.Sejumlah pekerja mengenakan baju partai berwarna biru bertuliskan nama Ahmad Sahroni tampak membantu mengatur lalu lintas truk serta menyiram air di lokasi pembongkaran guna mengurangi debu.Menurut Abdullah, seorang pekerja di lokasi, proses pembongkaran sudah berlangsung sejak Senin ."Mulai dari tanggal 10," ungkapnya.Abdullah mengatakan, ketika ia dan tim mulai bekerja, llahan rumah seluas 400 meter persegi itu sudah dalam keadaan kosong."Saya masuk ke sini udah tinggal apa itu, beton aja. Sudah enggak ada (barang)," jelasnya.Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Ahmad Sahroni mengenai alasan rumah tersebut dibongkar.Baca juga: Rumah Sahroni Tinggal Puing, Jejak Luka Penjarahan Mengiringi PembongkaranRumah ini mengalami nasib tragis usai peristiwa penjarahan yang meninggalkan trauma mendalam bagi pemiliknya.Dalam sebuah acara doa bersama pada Minggu , Sahroni menceritakan detik-detik saat ia berjuang menyelamatkan diri di dalam rumahnya sendiri.Ia awalnya bersembunyi di plafon rumah, namun struktur plafon tidak mampu menahan bobot tubuhnya."Plafonnya enggak kuat, saya jatuh. Akhirnya, plafonnya saya hancurin sekalian," ujar politikus Partai Nasdem itu. Usai terjatuh, ia berpindah ke kamar mandi dan bersembunyi di sana sambil pasrah."Saya satu jam pertama duduk, bapak ibu. Sudah berserah diri kepada Allah SWT. Kalaupun hari itu meninggal, saya ikhlas," tuturnya.Beruntung, ia akhirnya berhasil keluar pada malam hari dan mendapat perlindungan di rumah tetangganya.Baca juga: Rumah Ahmad Sahroni Dibongkar Usai Penjarahan"Saya ucapkan terima kasih buat Pak Haji Dhani dan istri yang telah menerima saya... saya lompat dari belakang ke rumahnya beliau," kata Sahroni.Kini, kisah menegangkan itu terkubur bersama puing-puing bangunan yang sedang diratakan, menandai berakhirnya satu babak lain dalam perjalanan Ahmad Sahroni dan rumahnya.
(prf/ega)
Perjalanan Rumah Sahroni: Sempat Dijarah, Kini Rata dengan Tanah
2026-01-11 14:45:23
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 14:13
| 2026-01-11 13:43
| 2026-01-11 13:23
| 2026-01-11 12:56










































