Honda Pamer Inovasi di EICMA 2025: CB1000GT, Motor Listrik WN7, dan Mesin V3R E-Compressor Jadi Sorotan

2026-01-14 05:25:39
Honda Pamer Inovasi di EICMA 2025: CB1000GT, Motor Listrik WN7, dan Mesin V3R E-Compressor Jadi Sorotan
MILAN, - Honda penuh kejutan di ajang EICMA 2025, menghadirkan jajaran model baru dan konsep teknologi masa depan yang menegaskan posisinya sebagai pemimpin inovasi di industri roda dua global.Dari debut sport tourer CB1000GT, peluncuran global Honda WN7 sebagai motor listrik pertama mereka, hingga V3R 900 E-Compressor Prototype dengan mesin V3 berteknologi supercharger elektronik, semuanya menjadi bukti keseriusan Honda memasuki era elektrifikasi dan efisiensi tinggi tanpa mengorbankan performa.Baca juga: Berlaku sampai 31 Oktober, Servis Motor Honda Bisa Diskon 20 Persen"Honda juga memperluas penerapan teknologi E-Clutch ke lebih banyak model, memperkenalkan branding EV terbaru, hingga kolaborasi unik dengan karakter Kuromi dari Sanrio," ujar Hans de Jaeger, Senior Vice President Honda Motor Europe di EICMA, Milan, Selasa . Kompas.com/Aditya Honda pamer motor baru dan inovasi terkini di EICMA 2025CB1000GT: Sport Tourer Premium dengan DNA FirebladeMenjadi sorotan utama di EICMA tahun ini, Honda CB1000GT membawa semangat touring dan performa sport dalam satu paket. Motor ini menggunakan mesin turunan CBR1000RR Fireblade, namun dikemas dalam konfigurasi yang lebih nyaman untuk perjalanan jarak jauh.CB1000GT dilengkapi dengan suspensi Showa EERA (Electronically Equipped Ride Adjustment), desain bodi hasil riset CFD (Computational Fluid Dynamics) untuk aerodinamika dan proteksi cuaca optimal, serta fitur-fitur lengkap seperti:* Throttle-by-Wire dan Cornering ABS dengan sensor IMU enam sumbu* Quickshifter, cruise control, grip pemanas, dan Honda RoadSync* Emergency Stop Signal, pannier belakang, pelindung tangan, dan stand tengahDengan paket fitur premium ini, CB1000GT diharapkan menjadi standar baru di segmen sport tourer modern.Baca juga: Motor Honda Sudah Bisa Minum BBM E10 Sejak Era InjeksiKompas.com/Aditya Honda pamer motor baru dan inovasi terkini di EICMA 2025Honda WN7: Era Baru Motor Listrik Honda DimulaiUntuk pertama kalinya dalam sejarahnya, Honda meluncurkan motor listrik murni — Honda WN7 — di panggung dunia. Mengusung slogan “Be the Wind”, WN7 dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara halus, tenang, dan tetap menyenangkan khas Honda.Motor ini mengusung baterai lithium-ion 9,3 kWh dan motor listrik 18 kW, dengan jarak tempuh hingga 140 km. WN7 juga kompatibel dengan infrastruktur pengisian cepat CCS2 (sama dengan mobil listrik), memungkinkan pengisian 20–80% hanya dalam 30 menit.Fitur unggulan lainnya mencakup:* Walking Assist (bantuan maju/mundur)* Regenerative Deceleration Selector dan Selectable Speed Limit Assist (SSLA)* Cornering ABS, HSTC (Honda Selectable Torque Control), dan mode tenaga gandaDesainnya tampil futuristik dengan branding EV Honda terbaru, yang sekaligus menandai arah baru identitas produk listrik roda dua Honda.V3R 900 E-Compressor Prototype: Mesin Unik, Tenaga Supercharger ElektronikHonda kembali bereksperimen dengan arsitektur mesin unik melalui V3R 900 E-Compressor Prototype, yang menampilkan mesin V3 75 derajat berkapasitas 900cc berpendingin cairan.Mesin ini dilengkapi kompresor elektronik pertama di dunia untuk sepeda motor, memberikan torsi besar sejak putaran bawah dan efisiensi tinggi.Menurut Honda, performanya setara mesin 1200cc konvensional, namun dengan efisiensi bahan bakar dan emisi lebih baik. Desain motor ini juga unik — dengan fairing asimetris dan emblem baru “Honda Flagship Wing”, yang akan menjadi simbol model flagship Honda ke depan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-01-14 03:50