Ribuan RS Belum Siap Jalankan KRIS, Fasilitas Dasar Masih Jauh dari Standar

2026-01-11 23:32:54
Ribuan RS Belum Siap Jalankan KRIS, Fasilitas Dasar Masih Jauh dari Standar
JAKARTA, – Program Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) belum siap dijalankan. Target pemerataan layanan rawat inap bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masih jauh dari harapan.Kementerian Kesehatan mengakui banyak kendala teknis menghambat pelaksanaan KRIS. Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes, Azhar Jaya, menyampaikan hal itu saat rapat dengan Komisi IX DPR, Kamis .Ia mengatakan hambatan terbesar datang dari fasilitas dasar rumah sakit yang belum memenuhi standar minimal KRIS. Banyak rumah sakit belum memiliki tempat tidur standar, kamar mandi, dan outlet oksigen."Misalnya sesuai dengan kebijakan awal bahwa KRIS hanya satu kelas, maka yang masih menjadi kendala adalah kelengkapan tempat tidur, kamar mandi, dan outlet oksigen," ujar Azhar.Baca juga: KEK Kendal Jadi Basis Produksi Alat Kesehatan Rumah Sakit, Dorong Potensi EksporKRIS mensyaratkan 12 kriteria standar bagi seluruh rumah sakit. Mulai dari kualitas bangunan, ventilasi, pencahayaan, dan temperatur ruangan.Juga pembagian ruang berdasarkan jenis kelamin dan usia pasien, serta pemisahan antara pasien infeksi dan noninfeksi.Kriteria lain mencakup maksimal empat tempat tidur per ruang, ketersediaan tirai atau partisi, akses kamar mandi yang memadai, serta outlet oksigen di setiap ruang rawat inap.Kemenkes mencatat dari 2.769 rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, baru 1.580 rumah sakit memenuhi seluruh 12 kriteria KRIS.Sebanyak 697 rumah sakit baru memenuhi sembilan sampai 11 kriteria. Ada 341 rumah sakit yang hanya memenuhi empat sampai enam kriteria, sementara 62 rumah sakit baru memenuhi kurang dari enam. Bahkan 89 rumah sakit baru mencapai di bawah empat kriteria KRIS.Sebagian besar rumah sakit kekurangan fasilitas dasar. Tempat tidur belum memiliki nurse call dan stop kontak standar. Banyak juga yang belum memiliki kamar mandi di dalam ruangan.Baca juga: Masih Ada 36 Kecamatan Tanpa Puskesmas, Kemenkes Akui Layanan Kesehatan Dasar Belum MerataAzhar menegaskan keterbatasan outlet oksigen menjadi penghambat utama.“Ada pun tadi permasalahannya, ternyata yang paling utama ada kelengkapan tempat tidur seperti nurse call, belum ada stop kontak dan sebagainya, terus juga belum terpenuhinya outlet oksigen dan kamar mandi, itu masih menjadi momok untuk rumah sakit," paparnya.Program KRIS dirancang untuk menghapus perbedaan kelas rawat inap dan memperbaiki mutu layanan.Namun kondisi di lapangan menunjukkan masih banyak rumah sakit tertinggal dalam pemenuhan fasilitas dasar.


(prf/ega)