"Tolong, Siapa Pun Carikan Bapak dan Mamaku di Tapteng, Minta Tolong Kami Sekeluarga"

2026-01-12 06:55:54
- Betty Trifena Ritonga masih terus mencari ayah dan ibunya yang tidak kunjung bisa dihubungi usai banjir menerjang rumah orangtuanya di Lingkungan 4, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.Lewat unggahan di akun Instagramnya @bettytrifena, Betty menggunggah, "Tolong siapa pun yang bisa carikan bapak mama aku di GPDi Hutanabolon Kec. Tukka Tapanuli Tengah. Dari pagi gak bisa dihubungi dan kata tetangga ga ada di pengungsian. minta tolong kami sekeluarga".Diketahui bahwa Kelurahan Hutanabolon merupakan daerah yang cukup parah terdampak banjir dan longsor yang menimpa beberapa daerah di Sumatera Utara.Baca juga: Banjir dan Longsor Tapteng Sumut, Betty Belum Bisa Hubungi Keluarga sejak Selasa PagiBetty mengatakan, komunikasi terakhir dengan kedua orangtua dilakukan pada hari Selasa sekitar pukul 08.42 WIB.Saat itu dia ditelepon oleh ibunya, tetapi tidak terangkat. Dua menit kemudian, Betty balik menghubingi ibunya, tetapi tidak ada repons.Baca juga: Pesan Terakhir 50 Warga Tapteng Sebelum Terjebak Banjir Bandang dan Hilang Kontak di HutanSetelah itu Betty menghubungi ayahnya lewat telepon dan berdering, tetapi tidak  diangkat.Pada pukul 09.00 WIB, ia menghubungi dua kakaknya, Ivana yang tinggal di Sibuluan dan Iin, di Toholand Fransiskus.Kata Betty, mereka juga aman dan tidak terkena banjir."Tapi, saat itu yang di rumah kakakku, abangku David, tidak di rumah karena lagi mau jemput mamak bapak di GPdI Hutanabolon, Kelurahan Hutanabolon, Lorong IV,” tutur Betty saat dihubungi Kompas.com Rabu malam.Namun, ternyata abangnya tidak bisa lewat karena di Tukka Sigotom terjadi banjir. Akhirnya, David pulang lagi ke rumahnya sekitar pukul 09.50 WIB.Sampai di rumah, Betty ditelepon abangnya supaya mencoba menelepon orang-orang kampung, tetangga, karena dia tidak bisa menjemput ayah dan ibunya.Ia pun menghubungi Ketua Lingkungan 4. Saat itu, semua warga sudah berada di pengungsian di Sigiring-giring, Tukka.Namun, ayah dan ibunya ternyata tidak ada di pengungsian.Ia kemudian mencari informasi lewat siaran langsung Facebook hingga TikTok.Betty tak kunjung mendapatkan informasi keberadaan kedua orangtuanya.


(prf/ega)