- Jerman dikenal sebagai salah satu negara dengan jaringan jalan raya terbaik di dunia. Autobahn (nama jalan tol di Jerman), bahkan populer karena beberapa ruasnya tidak memiliki batas kecepatan.Autobahn mulai dibangun pada era 1930-an atau di era Kanselir Adolf Hitler. Autobhn memang sejak awal dirancang sebagai infrastruktur publik strategis sebagai konektivitas hampir semua kota-kota di negara tersebut.Pemerintah Jerman memandang jaringan jalan raya, termasuk autobahn, sebagai fasilitas umum yang harus dapat diakses oleh seluruh masyarakat tanpa hambatan biaya.Tradisi bahwa jalan raya merupakan layanan publik ini berlanjut setelah Perang Dunia II. Pemerintah Federal Jerman tetap mempertahankan prinsip bahwa mobilitas warga adalah bagian dari kepentingan nasional.Sehingga pembangunan jalan bukan sektor yang dibebankan kepada pengguna seperti model konsesi jalan tol di banyak negara lain.Baca juga: Industri Jalan Tol di Ambang Krisis, Rugi Akumulatif 25 PersenUntuk diketahui, walau jalan tol gratis untuk mobil pribadi, Jerman tetap menerapkan tarif yang disebut LKW-Maut, yakni pungutan untuk truk dan kendaraan berat di Autobahn.Skema ini berlaku sejak 2005 untuk truk di atas 7,5 ton, kendaraan angkutan barang internasional, dan armada logistik yang menggunakan jaringan Autobahn secara rutinPendapatan dari LKW-Maut cukup besar dan langsung dikembalikan untuk pendanaan infrastruktur transportasi. Dengan kata lain, biaya perawatan banyak ditopang oleh sektor logistik.Selain pemasukan dari LKW-Maut, pendapatan lainnya yang diperoleh pemerintah federal untuk memelihara jaringan autobahn adalah berasal dari pajak BBM yang sangat tinggi Jerman.Sumber pendanaan utama Autobahn berasal dari pajak bahan bakar (fuel tax) maupun pajak kendaraan bermotor (semacam pajak kendaraan tahunan di Indonesia).Pemerintah Jerman mengalokasikan sebagian besar penerimaan dari sektor transportasi kembali ke pembangunan dan perawatan jalan raya, menjadikan pembiayaannya relatif stabil.Baca juga: Menakar Bisnis Jalan Tol Pasca Golden Era Jokowi, Gelap atau Cerah?Dilansir dari BBC, untuk menambah pemasukan untuk pemeliharaan autobahn, Jerman juga berencana mematok tarif untuk kendaraan dari luar negeri (sesama negara Uni Eropa) yang menggunakan jaringan jalan raya mereka.Namun rencana tersebut tak kunjung direalisasikan sampai hari ini. Uni Eropa menolaknya karena dianggap diskriminatif bila pengendari dari luar Jerman dikenakan tarif 130 euro.Penolakan tersebut membuat Jerman tetap mempertahankan kebijakan Autobahn bebas tarif untuk semua kendaraan pribadi, baik warga lokal maupun pengendara dari negara lain.Mengutip CNN, autobahn adalah alat politik Adolf Hitler. Meski banyak dibangun di era Nazi, gagasan membangun jalan tol yang menghubungkan kota-kota Jerman sudah ada sebelum Hitler berkuasa.
(prf/ega)
Mengapa Jalan Tol di Jerman Gratis?
2026-01-12 13:33:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 13:14
| 2026-01-12 12:29
| 2026-01-12 12:20
| 2026-01-12 11:23
| 2026-01-12 11:13










































