Memanas! Rusia Rebut Kota Pusat Logistik Militer Ukraina

2026-01-13 11:06:59
Memanas! Rusia Rebut Kota Pusat Logistik Militer Ukraina
Pemerintah Rusia mengklaim pasukannya berhasil merebut dua kota penting di wilayah Ukraina, saat invasi militer terus berlanjut. Kedua kota penting itu terdiri atas Pokrovsk di sebelah timur, yang merupakan kota pusat logistik militer utama bagi Ukraina, dan Vovchansk yang terletak di timur laut negara tersebut.Klaim keberhasilan di medan perang itu, seperti dilansir AFP, Selasa (2/12/2025), diumumkan langsung oleh Kremlin dalam postingan via Telegram pada Senin (1/12) waktu setempat.Klaim Moskow tersebut semakin meningkatkan tekanan terhadap Ukraina saat negara itu berupaya mendapatkan dukungan Amerika Serikat (AS) dalam negosiasi menegangkan untuk mengakhiri perang.Pokrovsk, yang menjadi pusat pertemuan jalan raya dan rel kereta api di wilayah Donetsk, telah menjadi target operasi militer Rusia yang intensif dalam beberapa bulan terakhir.Bulan lalu, Kyiv mengerahkan pasukan tambahan, termasuk pasukan khusus, ke kota Pokrovsk dalam upaya menangkis serangan pasukan Moskow. Namun ratusan tentara Rusia berhasil menyusup ke dalam kota tersebut.Kepala staf militer Rusia, Valery Gerasimov, pada Minggu (30/11) waktu setempat, menurut pernyataan Kremlin via Telegram, telah "memberitahu (Presiden) Vladimir Putin tentang pembebasan kota Kranoarmeysk dan Vovchansk" -- menggunakan nama sebutan Rusia untuk Pokrovsk.Kementerian Pertahanan Rusia mengunggah video yang diklaim menunjukkan pasukan Rusia mengibarkan bendera negara mereka di atas alun-alun pusat kota Pokrovsk. Menteri Pertahanan Andre Belousov menyebut perebutan kedua kota Ukraina itu sebagai "langkah penting menuju kemenangan". Perebutan ini, jika terkonfirmasi, akan semakin mempersulit jalur pasokan Kyiv di lokasi-lokasi lainnya di garis depan pertempuran, dan dapat memberikan landasan peluncuran bagi Moskow untuk maju lebih jauh ke wilayah utara dan barat.Hal ini juga akan menempatkan garnisun tentara Ukraina di dekatnya berada dalam risiko dikepung oleh pasukan Rusia.Vovchansk, yang terletak di wilayah Kharkiv, telah hancur akibat pertempuran sejak Mei 2024.Simak Video: Rusia Ambil Alih Kota Pokrovsk-Vovchansk Ukraina[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-13 09:28