FIFA Series 2026 Bisa Jadi Panggung Ideal Pelatih Baru Timnas Indonesia

2026-02-04 08:55:32
FIFA Series 2026 Bisa Jadi Panggung Ideal Pelatih Baru Timnas Indonesia
- PSSI mendapatkan kesempatan yang sangat baik dengan ditunjuk sebagai tuan rumah untuk FIFA Series 2026.FIFA telah mengumumkan bahwa turnamen ini akan dimulai pada jendela FIFA Matchday yang dijadwalkan pada bulan Maret dan April tahun depan.Ini menjadi langkah awal bagi pelaksanaan turnamen setelah FIFA mengadakan edisi percobaan pada Maret 2024.Indonesia menjadi salah satu negara tuan rumah dalam FIFA Series ini, yang datang pada waktu yang sangat strategis bagi Timnas Indonesia.Baca juga: Indonesia Tuan Rumah FIFA Series 2026, Erick Thohir Sebut FIFA Lihat Antusiasme Suporter Tanah AirDiperkirakan, FIFA Series 2026 akan menjadi momen pertama di mana publik bisa menyaksikan debut pelatih baru Timnas Indonesia.Saat ini, pos pelatih Timnas Indonesia tengah lowong setelah PSSI dan Patrick Kluivert sepakat mengakhiri kerja sama pada 16 Oktober 2025 silam.PSSI berencana untuk memperkenalkan pelatih anyar sebelum FIFA Matchday di bulan Maret 2026.Dengan tidak adanya jeda internasional yang tersisa pada tahun 2025, pertandingan Timnas Indonesia yang berikutnya akan berlangsung pada Maret 2026."Kebutuhan kami mungkin nanti baru Maret 2026 karena akan ada FIFA Matchday selanjutnya," ungkap Arya Sinulingga, Anggota Exco PSSI pada Selasa ."Kalau FIFA Matchday November 2025 dipakai oleh timnas U22 Indonesia untuk SEA Games 2025. Berarti ya kebutuhan kami sebenarnya di Maret. Jadi masih dicari terlebih dahulu," tambahnya membahas soal pencarian pelatih baru Timnas Indonesia.Baca juga: FIFA Series: Daftar Negara yang Pernah Jadi JuaraFIFA Series 2026 akan memberikan kesempatan baru bagi Timnas Indonesia di ajang internasional.Timnas Indonesia dijadwalkan akan bersaing dengan tim-tim dari berbagai konfederasi.ANTARA FOTO/HO-PSSI via BBC INDONESIA Pesepak bola timnas Indonesia Jay Noah Idzes (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Arab Saudi Hassan Al Tambakti (kedua kiri).Menurut informasi di situs resmi FIFA, Timnas Indonesia akan berada dalam grup yang terdiri dari tim-tim dari lima konfederasi yang berbeda.Peserta dari luar Asia ini akan diumumkan oleh FIFA dalam waktu dekat.Adapun PSSI telah mengidentifikasi lima calon pelatih baru untuk Timnas Indonesia, namun belum mengungkapkan siapa saja nama-nama tersebut.PSSI berkomitmen untuk menemukan kandidat yang terbaik untuk posisi pelatih tersebut."Interview akan kami lakukan mungkin dalam minggu-minggu depan," kata Sumardji, anggota Exco PSSI sekaligus Ketua Badan Tim Nasional (BTN) pada Kamis malam WIB."Dari lima nama itu pasti akan kita pilih yang sangat terbaik. Kami ingin mendapatkan pelatih sesuai karakter pemain-pemain kita dan bisa membawa timnas Indonesia berprestasi ke depan. Mohon bersabar," tambahnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-04 17:01