Gunung Semeru Erupsi, Akses Jalan Malang ke Lumajang Ditutup Sementara

2026-02-02 14:05:50
Gunung Semeru Erupsi, Akses Jalan Malang ke Lumajang Ditutup Sementara
Polisi menerapkan rekayasa lalu lintas imbas Gunung Semeru erupsi hari ini. Akses jalan dari Kabupaten Malang menuju Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, ditutup sementara malam ini."Untuk dari (arah) Lumajang sudah ditutup sementara dari polsek setempat dan dari sisi Kabupaten Malang sudah kami informasikan untuk mengikuti ditutup sementara sampai kondisi aman," kata Kasat Lantas Polres Malang AKBP Muhammad Alif Chelvin Arliska dilansir Antara, Rabu .Chelvin mengatakan akses jalan Ampelgading juga telah ditutup. Polisi mengimbau pengendara dari arah Malang yang akan menuju Lumajang menggunakan jalur alternatif. Dia menyebutkan penutupan jalan itu akan bersifat situasional menunggu kondisi terkini dari Gunung Erupsi."Jalurnya Malang-Pasuruan-Probolinggo," tambahnya.Saat ini personel lalu lintas Polres Malang telah disiagakan di titik strategis untuk melakukan penyekatan sekaligus memberikan informasi kepada setiap pengguna jalan yang akan melintas di rute Malang-Lumajang melalui Ampelgading.Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar menambahkan penutupan jalur penghubung antardaerah itu untuk menjamin keselamatan masyarakat di tengah kondisi erupsi Gunung Semeru."Situasi vulkanik masih fluktuatif sehingga jalur langsung ke Lumajang tidak aman dilalui. Kami meminta masyarakat memahami dan mengikuti arahan petugas," ucapnya.Seperti diketahui, Gunung Semeru kembali mengalami erupsi hari ini. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu meluncurkan awan panas sejauh 5,5 km.Dilansir detikJatim, awan panas sejauh 5,5 kilometer itu meluncur dari kawah hingga ke kawasan Besuk Kobokan.Kolom abu terpantau berwarna kelabu pekat dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat laut hingga utara. Erupsi juga terekam alat seismograf Pos Pengamatan Gunung Semeru dengan amplitudo maksimum 40 mm dengan durasi 16 menit 40 detik.Gunung Semeru saat ini telah berstatus awas. Jalur pendakian di gunung tersebut juga telah ditutup sementara.Lihat juga Video: Gunung Semeru Erupsi, 178 Pendaki Terjebak di Ranu Kumbolo[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Lebih lanjut, Purwadi menyampaikan arahan terkait reformasi birokrasi dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan birokrasi harus semakin responsif dan tidak mempersulit masyarakat.Birokrasi juga diminta memiliki komitmen yang kuat terhadap efektivitas alokasi anggaran dan pemberantasan korupsi serta kebocoran anggaran.“Sebab, tanpa integritas, tidak mungkin kita membangun birokrasi yang dipercaya publik,” ungkapnya. Baca juga: Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSNPerlu diketahui, mulai 2023, Kementerian PANRB mendorong pelaksanaan evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Mandiri di sejumlah kementerian/lembaga.Sampai saat ini, penilaian tersebut diperluas pada 19 kementerian/lembaga (K/L) dan lima pemerintah provinsi termasuk Mahkamah Agung (MA).Purwadi juga memberikan apresiasi kepada MA yang telah menunjukkan upaya memperkuat integritas ke tahap yang lebih matang. “Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen dan keteladanan dalam menjaga integritas serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” katanya.Dia menyampaikan, untuk menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi, diperlukan upaya untuk memastikan langkah-langkah ke depan berjalan dengan konsisten, menyeluruh, dan semakin berdampak.Baca juga: Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GNPertama, pembangunan zona integritas harus terus diperluas. Kedua, pemanfaatan digitalisasi proses peradilan perlu ditingkatkan. Ketiga, memperkuat mekanisme pengawasan dan pencegahan korupsi. Keempat, kualitas sumber daya manusia (SDM) peradilan harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan serta perlu kolaborasi yang berkelanjutan.Prestasi tersebut bukan hanya untuk keberhasilan administratif, tetapi wujud inspirasi bagi satuan kerja lain untuk terus melakukan perbaikan dan memperkuat budaya kerja yang berkualitas.“Saya berharap, upaya ini menjadi pemicu bagi lahirnya lebih banyak perubahan konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Baca juga: Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

| 2026-02-02 12:45