Bitcoin Kembali "Bergairah", Aset Kripto Lainnya Ikut Bangkit

2026-01-17 05:03:08
Bitcoin Kembali
JAKARTA, - Pasar kripto kembali bergairah selama 24 jam terakhir. Bitcoin (BTC) memimpin penguatan dengan lonjakan tajam.Berdasarkan data CoinMarketCap, Senin pukul 09.34 WIB, harga Bitcoin melesat ke level 88.931,38 dollar AS, menguat 1,34 persen dalam 24 jam.Sepanjang perdagangan harian, BTC sempat bergerak dari titik terendah 87.394,95 dollar AS hingga mendekati 89.279,16 dollar AS.Baca juga: Harga Bitcoin (BTC) Bertahan di 87.700 Dollar AS UNSPLASH/ERLING LOKEN ANDERSEN Ilustrasi bitcoin. Harga Bitcoin terus melemah setelah investor jangka panjang melakukan aksi jual besar-besaran. Tekanan meningkat seiring menyusutnya permintaan di pasar kripto.Penguatan tersebut mendorong kapitalisasi pasar Bitcoin menembus 1,77 triliun dollar AS, dengan kapitalisasi terdilusi penuh mencapai 1,86 triliun dollar AS. Volume transaksi harian di kisaran 19,03 miliar dollar AS.Meski kembali menguat, Bitcoin sejatinya masih berjuang pulih dari tekanan jangka menengah. Dalam sepekan terakhir, BTC naik 0,66 persen, namun masih terkoreksi 2,19 persen dalam 30 hari dan turun cukup dalam 22,40 persen dalam 90 hari.Secara year to date (YTD), Bitcoin melemah 5,87 persen dari awal tahun.Dari sisi suplai, Bitcoin telah beredar sebanyak 19,96 juta BTC dari batas maksimum 21 juta BTC. Dominasi Bitcoin di pasar kripto tercatat tinggi di 58,89 persen, menegaskan posisinya sebagai jangkar utama pergerakan pasar aset digital tersebut.Baca juga: Saat Emas dan Perak Cetak Rekor, Bitcoin Masih TertatihSentimen positif Bitcoin turut merembet ke kripto papan atas lainnya. Ethereum kembali bertahan di atas level psikologis 3.000 dollar AS, menguat 1,89 persen dengan kapitalisasi pasar 361,76 miliar dollar AS.BNB mencatatkan penguatan 3,11 persen ke 866,41 dollar AS, sementara XRP naik 0,85 persen ke 1,888 dollar AS.Reli juga terlihat pada Solana, yang melesat 3,45 persen ke 128,38 dollar AS, serta Dogecoin yang menguat 1,77 persen ke 0,1262 dollar AS. Cardano ikut menanjak 1,64 persen.UNSPLASH/TRAXER Ilustrasi kripto.Harga Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) di sekitar level 1 dollar AS, meski mencatatkan koreksi tipis.Baca juga: Naik-Turun Harga Bitcoin 2025: Reli Tajam, Volatilitas Tinggi Sementara itu, Bitcoin Cash melemah tipis, sedangkan Chainlink, Monero, dan Zcash mencatatkan penguatan bervariasi, dengan Zcash menjadi yang paling menonjol setelah melonjak 4,65 persen.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-01-17 04:46