Tugu Insurance (TUGU) Catat Laba Rp 594 Miliar di Kuartal III 2025, Ini Penopangnya

2026-02-03 15:33:56
Tugu Insurance (TUGU) Catat Laba Rp 594 Miliar di Kuartal III 2025, Ini Penopangnya
JAKARTA, — Perusahaan asuransi umum PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) melaporkan laba bersih sebesar Rp 594,82 miliar hingga akhir kuartal III 2025.Capaian laba bersih TUGU ini setara dengan sekitar 85 persen dari total laba bersih tahun buku 2024 yang mencapai Rp 700 miliar.Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian unaudited kuartal III 2025, pendapatan jasa asuransi tercatat Rp 5,97 triliun, dengan hasil jasa asuransi Rp 682,63 miliar.Baca juga: Pertamina Bakal Lepas Bisnis Asuransi Tugu, Pengamat: Berpengaruh ke Harga Saham SHUTTERSTOCK/PASUWAN Ilustrasi asuransi.Angka ini turun 31,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 1 triliun.Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penerapan penuh pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117 tentang Kontrak Asuransi, yang mengubah metode pengakuan pendapatan dan beban di industri asuransi.Meski demikian, hasil investasi Tugu Insurance justru tumbuh signifikan Sepanjang sembilan bulan pertama 2025, hasil investasi perusahaan meningkat 21 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 509,05 miliar.Nilai aset investasi juga naik menjadi Rp 12,23 triliun, dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar Rp 11,22 triliun.Baca juga: Bakal Spin Off Tahun Ini, Tugu Insurance Bidik Pertumbuhan KinerjaAnalis Kiwoom Sekuritas Abdul Azis menilai peningkatan hasil investasi menjadi penopang utama kinerja TUGU di tengah penyesuaian terhadap kebijakan akuntansi baru tersebut.“Penerapan PSAK 117 memang membuat tampilan laba secara nominal berubah, tetapi secara fundamental posisi keuangan TUGU tetap kuat. Kinerja investasi yang solid dan portofolio aset yang likuid menjadi pembeda utama,” ujar Azis dalam keterangannya, Rabu .


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-02-03 14:43