Hanya Hitungan Menit, Layanan 110 Respons Aduan Warga Pekanbaru soal Preman

2026-01-15 11:07:00
Hanya Hitungan Menit, Layanan 110 Respons Aduan Warga Pekanbaru soal Preman
Kecepatan respons Polresta Pekanbaru dalam menindaklanjuti laporan masyarakat mendapatkan apresiasi. Melalui layanan darurat 110, petugas Resmob Polresta Pekanbaru merespons cepat aduan warga soal preman meresahkan hanya dalam hitungan menit.Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menyampaikan operator piket 110 menerima laporan warga bernama Reyner Jaya sekitar pukul 13.45 WIB siang tadi. Pelapor merasa terancam dengan kehadiran preman yang meminta 'jatah keamanan' di depan kediamannya di Jalan Lily, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru."Kemudian, anggota dari Resmob yang dipimpin Aiptu Bambang H, Aipda Suria, dan Aipda Eko berkoordinasi dengan Kanit 1 Pamapta Polresta Pekanbaru, Ipda Ade," kata Kombes Jeki, dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).Tak butuh waktu lama, instruksi diteruskan ke personel Polsek Payung Sekaki. Unit Resmob tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB.Setibanya di lokasi, petugas langsung memintai keterangan pelapor dan mengamankan terduga pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan dan mediasi di tempat, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan."Pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, terutama terkait permintaan uang parkir ilegal di depan ruko milik pelapor. Dan pelapor memutuskan untuk tidak melanjutkan ke ranah laporan polisi (LP)," jelasnya.Kombes Jeki mengatakan layanan 110 merupakan wujud kehadiran Polri di tengah situasi darurat."Ini adalah komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat saat situasi darurat terjadi," tegasnya.Jeki juga mengimbau kepada seluruh warga Pekanbaru untuk tidak ragu memanfaatkan layanan 110 jika melihat atau mengalami gangguan keamanan."Kami siaga 24 jam. Layanan 110 ini gratis dan merupakan cara tercepat untuk mendapatkan bantuan kepolisian," tutup Kapolresta.Kejadian ini menjadi bukti nyata efektivitas nomor darurat 110 sebagai saluran komunikasi langsung antara warga dan kepolisian. Pelapor menyampaikan apresiasi atas respons cepat 110."Saya atas nama pribadi mengucapkan terima kasih kepada layanan 110 Polresta Pekanbaru yang telah cepat merespons laporan dari masyarakat. Semoga Polri semakin dicintai masyarakat," ucap Reyner dalam video yang diterima wartawan.Lihat juga Video 'Bang Jago Ancam Bakar Minimarket di Sumedang Berujung Ditangkap':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-15 09:15