Daftar 8 Emiten yang Bakal Bagi Dividen pada Desember 2025

2026-02-05 09:43:54
Daftar 8 Emiten yang Bakal Bagi Dividen pada Desember 2025
JAKARTA, - Sejumlah emiten menjadwalkan pembagian dividen pada Desember 2025. Investor perlu mencermati tanggal cum date, ex date, dan recording date agar tidak kehilangan hak dividen.Beberapa perusahaan juga menetapkan dividen interim untuk tahun buku 2025. Nilai dividen yang dibagikan berbeda sesuai keputusan masing-masing emiten.Selain itu, beberapa perusahaan menyalurkan dividen tunai yang pembayarannya berlangsung sepanjang Desember 2025.Baca juga: BCA Bagikan Dividen Interim Rp 55 per Saham, Pembayaran 22 Desember 2025Berikut daftar emiten yang akan membagikan dividen bulan Desember 2025: PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) akan membagikan dividen interim dengan total minimal dan maksimal Rp 6,777 triliun atau Rp 55 per saham. Keputusan ini telah disetujui direksi dan dewan komisaris pada 24 November 2025.Jadwal pembagian dividen interim BBCA:Pembayaran dividen: 22 Desember 2025PT XL Smart Telecom Tbk. (EXCL) menetapkan dividen final sebesar Rp 159 per saham yang dibayarkan pada 11 Desember 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 November 2025.Dividen tunai final berasal dari saldo laba belum dicadangkan per 31 Desember 2024 sebesar maksimal Rp 2,89 triliun, atau sekitar 30,6 persen dari saldo laba ditahan.Jadwal pembagian dividen EXCL:Baca juga: XLSmart Telecom (EXCL) Tebar Dividen Rp 159 per Saham, Cek JadwalnyaPT Yupi Indo Jelly Gum Tbk. (YUPI) akan membagikan dividen interim sebesar Rp 300 miliar atau Rp 35,11 per saham untuk tahun buku 2025. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 19 Desember 2025.Jadwal lengkap pembagian dividen YUPI:PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk. (KMDS) akan membagikan dividen total Rp 12,8 miliar atau Rp 16 per saham. Pembayaran dijadwalkan pada 19 Desember 2025.Jadwal pembagian dividen KMDS:Baca juga: 52 Persen BUMN Merugi, Danantara Soroti Ketimpangan DividenPT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS) akan membagikan dividen interim sebesar Rp 39,5 per saham untuk tahun buku 2025. Keputusan ini disetujui direksi dan dewan komisaris pada 17 November 2025.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-02-05 08:53