Bus Listrik Trans Semarang Mulai Uji Coba, Warga Bisa Naik Gratis

2026-01-12 09:38:54
Bus Listrik Trans Semarang Mulai Uji Coba, Warga Bisa Naik Gratis
SEMARANG, - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Jawa Tengah, memulai uji coba operasional Bus Listrik Trans Semarang pada Rabu sampai dengan dua pekan atau satu bulan mendatang.Selama masa uji coba, masyarakat bisa menikmati secara gratis. Uji coba ini melayani rute Terminal Mangkang - Simpang Lima pulang pergi (PP).Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Danang Kurniawan menjelaskan, bahwa uji coba ini merupakan langkah awal menuju pengoperasian armada ramah lingkungan di Ibu Kota Jawa Tengah.“Dishub melalui Trans Semarang sedang mengembangkan dan beralih ke kendaraan ramah lingkungan (koridor hijau) dengan menggunakan bus listrik. Saat ini baru dua unit yang diuji, satu bus besar dan satu bus sedang,” kata Danang, Kamis .Baca juga: Bus Listrik Trans Semarang Lakukan Uji Coba, Masih GratisBus besar akan melayani koridor 1 rute Terminal Mangkang - Pemuda - Simpang Lima - Terminal Penggaron.Sedangkan bus sedang akan dicoba di koridor lain yang medannya dinilai sesuai untuk kendaraan listrik.“Rencana operasional penuh baru akan dilakukan tahun depan. Tahun ini masih tahap uji coba selama dua minggu hingga satu bulan. Masyarakat bisa ikut mencoba agar kami bisa menilai performa dan karakter bus di lapangan,” tambahnya.Menurut Danang, pengadaan bus listrik nantinya tidak dilakukan dengan membeli langsung, melainkan melalui sistem lelang.“Kita lelang beli layanan, bukan busnya. Jadi vendor atau konsorsium yang memenuhi persyaratan akan mengelola koridor yang telah disiapkan,” jelasnya.Uji coba juga dilakukan untuk memastikan kemampuan baterai bus menghadapi medan di Kota Semarang yang bervariasi.“Di daerah tanjakan tentu penggunaan baterai lebih besar, jadi kita lihat dulu apakah mampu melayani satu hari penuh,” katanya.Baca juga: Pastikan Peningkatan Layanan Publik, Mendagri Bersama Menteri PKP Tinjau MPP Kota SemarangBus listrik buatan Surabaya ini diklaim memiliki jarak tempuh lebih dari 250 kilometer per pengisian baterai.Kapasitas bus besar mencapai 72 penumpang, sedangkan bus sedang menampung sekitar 40 orang.Danang menambahkan, desain interior bus juga akan disesuaikan agar lebih nyaman dan ramah bagi penyandang disabilitas.“Kami ingin penumpang bisa lebih nyaman dengan kursi menghadap ke depan dan akses mudah bagi disabilitas tanpa harus naik ke halte tinggi,” ujarnya.Baca juga: Kasus Editan AI Cabul Siswi-Guru SMAN 11 Semarang, Polisi Periksa 11 SaksiSementara itu, Kepala BLU Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto menyampaikan, bahwa uji coba ini merupakan bagian dari implementasi koridor hijau yang telah dikaji sejak lama.“Harapannya, dengan bus listrik ini tidak ada lagi isu bus mogok atau asap tebal yang selama ini mengganggu pengendara lain. Bus listrik lebih ramah lingkungan dan mendukung pengurangan emisi gas buang,” tutur Haris.


(prf/ega)