Indonesia Vs Mali di FIFA Match Day 2025, Tayang di Mana dan Live Jam Berapa?

2026-01-16 05:46:50
Indonesia Vs Mali di FIFA Match Day 2025, Tayang di Mana dan Live Jam Berapa?
- Tim Nasional (Timnas) U-22 Indonesia dijadwalkan menghadapi Mali pada ajang FIFA Match Day 2025.Pertandingan akan berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu dan Selasa .Laga ini mempertemukan Garuda Muda dengan Mali setelah Timnas senior tidak tampil di FIFA Match Day, menyusul berakhirnya kerja sama antara PSSI dan Patrick Kluivert.Lantas, Indonesia vs Mali tayang di mana dan pukul berapa?Baca juga: Profil Timur Kapadze yang Diusulkan ke Dirtek PSSI Jadi Pelatih Timnas IndonesiaPertandingan Indonesia vs Mali dapat disaksikan melalui stasiun televisi swasta pada Sabtu pukul 19.00 WIB.Selain itu, laga ini juga bisa ditonton lewat platform streaming Vidio.com yang dapat diakses via laptop maupun ponsel.Berikut link siaran Indonesia vs Mali:Baca juga: Evaluasi Timnas U-17 Indonesia Jadi Fokus PSSI Pasca Piala Dunia 2025Timnas U-22 Indonesia akan dipimpin pelatih Indra Sjafri untuk menghadapi Mali.Pelatih asal Sumatera Barat tersebut memanggil sejumlah pemain diaspora, termasuk Ivar Jenner.Selain itu, Mauro Zilstra yang kini bermain untuk FC Volendam di Eredivisie Belanda juga masuk dalam daftar pemain pilihan Indra.Dilansir dari Kompas.com, Selasa , berikut daftar pemain yang dipanggil untuk memperkuat Timnas U-22 dalam laga melawan Mali.Baca juga: Jadwal 3 Laga Penentu Nasib Timnas U17 Indonesia di Piala Dunia U17 2025Baca juga: Persib Bantah Bojan Hodak Masuk Bursa Pelatih Timnas Indonesia


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-16 05:45