Dua Selongsong Peluru Ditemukan di TKP Penembakan Pedagang Bakso di Aceh

2026-01-14 11:07:00
Dua Selongsong Peluru Ditemukan di TKP Penembakan Pedagang Bakso di Aceh
ACEH UTARA, – Penyidik Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menemukan dua selongsong peluru di lokasi kejadian penembakan terhadap Muhammad Nasir, pedagang bakso di Desa Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, pada Minggu .Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengirim dua selongsong peluru tersebut ke laboratorium forensik Polri untuk diperiksa.“Dua selongsong itu dikirim ke laboratotorium forensik Polri untuk mengetahui jenis peluru dan senjata yang digunakan. Diduga selongsong peluru itu dari senjata laras pendek,” kata Ahzan kepada wartawan, Kamis .Baca juga: Pedagang Bakso di Lhokseumawe Tewas Ditembak Orang Tak DikenalMenurutnya, hasil olah TKP menunjukkan korban dipanggil keluar rumah sebelum ditembak.“Hasil olah tempat kejadian perkara, korban dipanggil keluar rumah. Lalu mereka duduk di kedai kopi tak jauh dari rumah itu. Lalu korban diajak ke jembatan sekitar tujuh meter dari kedai kopi, disitulah dieksekusi korban,” terang Kapolres.Ia menambahkan, beberapa saksi melihat langsung kejadian penembakan itu karena berada di sekitar lokasi.“Bukti-bukti sudah kami kumpulkan, termasuk saksi dari lokasi kejadian. Karena di situ ada kedai kopi, ada beberapa orang yang melihat langsung kejadian,” ujarnya.Ahzan mengatakan, polisi kini masih mendalami keterangan saksi-saksi dan mengusut motif pelaku.“Korban ditembak di tangan dan kepala,” pungkasnya.Sebelumnya diberitakan, Muhammad Nasir ditembak tak jauh dari rumahnya oleh orang tak dikenal. Pelaku datang menjemput korban, kemudian bersama pelaku lainnya yang datang menggunakan mobil menembak korban hingga tewas. Jenazah korban dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-01-14 10:30