Ada “Zona Khusus” di Mars yang Terlarang untuk Dijelajahi, Mengapa?

2026-01-16 11:34:51
Ada “Zona Khusus” di Mars yang Terlarang untuk Dijelajahi, Mengapa?
- Saat NASA dan Badan Antariksa China (CNSA) mengirim rover ke Mars untuk mencari jejak kehidupan, ada fakta menarik yang jarang diketahui: beberapa wilayah paling potensial justru dilarang keras untuk dijelajahi. Kawasan ini disebut “zona khusus” (special regions) dan “zona tidak pasti” (uncertain regions) — area yang mungkin menyimpan tanda-tanda kehidupan, namun harus dijauhi demi mencegah kontaminasi.Semua ini berawal dari Outer Space Treaty 1967, perjanjian penting antara Amerika Serikat, Uni Soviet, dan Inggris yang mengatur etika eksplorasi luar angkasa. Selain melarang klaim wilayah dan penggunaan senjata, perjanjian ini juga berisi aturan inti:“Negara-negara pihak dalam perjanjian harus menjalankan studi dan eksplorasi luar angkasa… dengan cara yang menghindari kontaminasi berbahaya terhadap benda langit, serta mencegah perubahan lingkungan di Bumi akibat masuknya materi luar angkasa.”Kalimat ini mengandung dua kekhawatiran besar:Bayangkan jika rover menemukan mikroba — namun ternyata itu bakteri yang ikut menempel dari pabrik tempat rover dibuat. Sebuah mimpi buruk dalam dunia astrobiologi.Baca juga: Batu Pucat Ungkap Jejak Bahwa Planet Mars Pernah Menyerupai Oasis Untuk mencegah hal itu, Committee on Space Research (COSPAR) menyusun pedoman ketat agar eksplorasi Mars tetap aman. Dalam laporan tahun 2016, COSPAR menjelaskan:“Tujuan-tujuan ilmiah prioritas tinggi, seperti mencari kehidupan dan memahami lingkungan organik Mars, dapat terganggu jika mikroba Bumi yang terbawa oleh wahana mampu tumbuh dan menyebar di Mars.”Karena itu, mereka memperkenalkan istilah “zona khusus”, yaitu lokasi yang mungkin memiliki kondisi hangat atau lembap sehingga dapat menopang mikroba dari Bumi.COSPAR menambahkan: “Konsep Zona Khusus dikembangkan untuk merujuk pada tempat-tempat yang kondisinya mungkin mendukung pertumbuhan mikroba sebagaimana kita memahaminya.”Zona khusus juga mencakup area yang “ditafsirkan memiliki potensi tinggi bagi keberadaan kehidupan Mars yang masih bertahan.”Ironisnya, tempat yang paling ingin kita teliti justru yang paling berisiko kita rusak.Baca juga: Ada Endapan Batuan Keras di Mars, Diyakini Mirip Tempat Kehidupan Tertua di BumiESA/DLR/FU Berlin Foto Candor Chasma, salah satu ngarai terbesar di bagian utara Valles Marineris, diambil pengorbit Mars Express pada Juli 2006. Analisis data foto ngarai di planet merah, ilmuwan menemukan potensi air di Mars dalam jumlah besar di sistem ngarai yang mirip Grand Canyon tersebut.Saat ini belum ada lokasi di Mars yang secara resmi masuk kategori zona khusus. Namun sejumlah tempat dikategorikan sebagai zona tidak pasti, yaitu area yang bisa saja menjadi zona khusus setelah penelitian lebih lanjut.Garis gelap yang muncul musiman di lereng Mars. Awalnya diduga aliran air asin, namun penelitian terbaru lebih mendukung bahwa ini adalah aliran pasir kering. Meski begitu, kemungkinan adanya air tetap membuat area ini sangat sensitif.Beberapa studi mengindikasikan adanya lapisan air cair 11,5–20 km di bawah permukaan Mars. Lokasinya terlalu dalam untuk dijangkau misi sekarang, sehingga kecil risiko terkontaminasi — namun relevan untuk potensi kehidupan.Rover Perseverance melaporkan adanya kemungkinan biosignature di formasi Bright Angel. Tetapi tim peneliti harus memastikan bahwa sinyal tersebut bukan “kontaminasi yang berasal dari Bumi.”


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-16 11:44