TransJatim Penuh Sesak saat Libur Nataru, Penumpang Harap Armada Ditambah

2026-01-14 16:11:38
TransJatim Penuh Sesak saat Libur Nataru, Penumpang Harap Armada Ditambah
Bus TransJatim Koridor V Bangkalan–Surabaya Kerap Penuh Selama Libur NataruBANGKALAN, – Bus TransJatim koridor V rute Bangkalan–Surabaya kerap penuh sejak masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kondisi tersebut membuat sejumlah penumpang tidak kebagian kursi dan harus berdiri selama perjalanan.Penumpang Terpaksa Berdiri Hingga SurabayaSalah satu penumpang, Agung (42), mengaku hendak berlibur ke Kabupaten Blitar untuk mengunjungi keluarganya. Ia memilih naik bus TransJatim dari Shelter Dinas Perhubungan karena lokasinya dekat dengan tempat tinggalnya.Namun, Agung tidak mendapatkan tempat duduk karena bus sudah penuh saat tiba di shelter tersebut.“Mau tidak mau harus naik walau tak dapat kursi. Karena kalau nunggu yang bus yang selanjutnya makin lama lagi jalannya,” ungkapnya, Selasa .Baca juga: Antusiasme Warga Malang Naik Bus TransJatim, Rela Antre hingga 1,5 JamMenurut Agung, kondisi seperti ini jarang ia temui pada hari biasa. Biasanya, ia selalu mendapat tempat duduk ketika naik dari shelter tersebut.“Biasanya kalau dari sini masih dapat tempat duduk. Hari ini, bus sampai di sini sudah penuh. Mungkin karena musim liburan,” jelasnya.Penumpang lainnya, Hariyati (38), berharap pemerintah menambah armada bus TransJatim koridor V. Ia menilai, layanan transportasi tersebut kini semakin diminati masyarakat.“Ini saya mau ke kebun binatang Surabaya bawa anak-anak liburan ke sana. Tadi saya naik dari Terminal Bangkalan supaya anak-anak bisa duduk semua,” tuturnya.Baca juga: Dishub Kabupaten Malang Usulkan Rute Transjatim sampai BlitarHariyati mengaku kerap kesulitan mendapatkan tempat duduk saat perjalanan kembali dari Surabaya menuju Bangkalan, terutama jika naik dari halte terdekat.“Kalau berangkat masih bisa kita ke terminal, tapi kalau pulangnya, cukup jauh ke Terminal Purabaya. Jadi nunggu di halte terdekat. Itu sering penuh,” ungkapnya.“Semoga saja segera ada penambahan armada, supaya penumpang semuanya bisa dapat tempat duduk. Baik dari Bangkalan–Surabaya ataupun sebaliknya,” sambung dia.Sementara itu, salah satu petugas Bus TransJatim koridor V, Dewi, membenarkan adanya peningkatan jumlah penumpang dalam sepekan terakhir.Ia memperkirakan lonjakan tersebut terjadi karena libur panjang Nataru yang bertepatan dengan libur sekolah.“Iya kemungkinan karena libur Nataru dan anak sekolah semua libur. Jadi masyarakat banyak yang menggunakan bus untuk bepergian,” pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-14 18:35