Ratusan Warga Somalia Gelar Aksi Kecam Israel Akui Somaliland Sebagai Negara

2026-01-14 13:03:56
Ratusan Warga Somalia Gelar Aksi Kecam Israel Akui Somaliland Sebagai Negara
Ratusan orang berkumpul di Mogadishu, ibu kota Somalia, kemarin untuk memprotes keputusan Israel yang mengakui Somaliland. Somaliland yang terletak di Somalia Utara itu mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 1991.Dilansir Anadolu, Senin (29/12/2025), para demonstran memulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Somalia, pada Minggu (28/12) kemarin. Mereka mengutuk langkah Israel dan menekankan kedaulatan dan integritas teritorial Somalia.Mereka meneriakkan slogan-slogan seperti "Somalia tidak dapat dipisahkan" dan "Somaliland adalah Somalia." Pasukan keamanan dikerahkan dalam jumlah besar untuk menjaga ketertiban.Mohamed Abor, salah satu demonstran, mengatakan kepada Anadolu bahwa Somalia tidak pernah melepaskan wilayahnya dan tidak akan melakukannya sekarang.Mereka menekankan bahwa tidak ada tanah Somalia yang dapat diberikan kepada Israel atau negara lain mana pun."Somalia adalah satu dan akan tetap satu," kata Abor.Demonstran lain, Abdi Ismail, mengatakan keputusan Israel tidak dapat diterima oleh rakyat Somalia. Ia menyebut keputusan itu sebagai "serangan nyata terhadap kedaulatan Somalia".Abdi mengatakan bahwa Somaliland adalah bagian yang tak terpisahkan dari negara tersebut. "Tidak ada negara yang berhak mengakui Somaliland secara sepihak," katanya.Abdi menambahkan bahwa komunitas internasional tidak boleh tinggal diam menghadapi keputusan tersebut.Israel menjadi negara anggota PBB pertama yang secara resmi mengakui Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat pada hari Jumat. Hal ini menuai kecaman dari Turki, sekutu dekat Somalia, dan negara-negara di Afrika dan Timur Tengah.Somaliland, yang belum mendapat pengakuan resmi sejak mendeklarasikan kemerdekaan dari Somalia pada tahun 1991, beroperasi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang secara de facto independen, dengan pemerintah pusat berjuang untuk menegakkan kendali atas wilayah tersebut dan kepemimpinannya tidak mampu mendapatkan pengakuan internasional atas kemerdekaannya.Lihat Video 'Tentara Israel Lindas Warga Palestina yang Sedang Salat di Tepi Barat':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-01-14 11:46