Pelumas Gardan Khusus Matik Dirancang untuk Lalu Lintas Perkotaan

2026-01-13 16:51:50
Pelumas Gardan Khusus Matik Dirancang untuk Lalu Lintas Perkotaan
JAKARTA, - PT Motul Indonesia Energy resmi memperkenalkan Motul Scooter Gear Plus 80W-90 ke pasar Tanah Air. Pelumas gardan khusus motor matik ini dirancang untuk memberikan perlindungan optimal pada girset, termasuk saat bekerja di bawah kondisi ekstrem.Scooter Gear Plus 80W-90 mengusung teknologi Technosynthese dan telah memenuhi standar API GL-5. Sertifikasi ini menempatkannya sebagai pelumas gardan dengan standar performa tertinggi yang tersedia di Indonesia saat ini. Baca juga: Skutik Telat Ganti Oli Gardan: Bisa Bikin Rugi Besar"Motul Scooter Gear Plus 80W-90 diformulasikan khusus untuk meningkatkan ketahanan lapisan oli dalam berbagai kondisi berkendara. Baik saat motor dalam kondisi idle, akselerasi tajam, hingga melaju dengan tenaga penuh, serta ketebalan dan stabilitas lapisan pelumas tetap terjaga sehingga mampu melindungi komponen secara optimal," kata Managing Director PT Motul Indonesia Energy (MIE), Welmart Purba, dalam keterangan resminya.Dok. Motul Indonesia Ilustrasi oli gardan motor matikMenurut Welmart, pelumas ini dirancang untuk menjawab karakter penggunaan motor matik di perkotaan yang identik dengan kondisi stop-and-go. Daya pelumasan yang tinggi membuat Scooter Gear Plus 80W-90 mampu bekerja stabil meski harus menghadapi perubahan beban secara terus-menerus.Formulasi Technosynthese yang digunakan juga memungkinkan pelumas tetap memberikan kinerja maksimal saat motor melaju pada kecepatan penuh. Dengan demikian, perlindungan gardan tetap konsisten tanpa mengorbankan performa.Baca juga: Kapan Harus Ganti Oli Gardan Motor Matik?Keunggulan lainnya terletak pada kandungan aditif extreme pressure dan anti-aus. Kombinasi ini berperan penting dalam menekan gesekan serta menahan tekanan tinggi, sehingga usia pakai komponen gardan dapat lebih panjang meski bekerja pada putaran ekstrem."Motul memastikan bahwa Scooter Gear Plus 80W-90 memberikan perlindungan optimal yang mampu menjawab berbagai tantangan pengendara motor matik, baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh," ujar Welmart.Dikemas dalam botol berkapasitas 150 ml, Scooter Gear Plus 80W-90 disesuaikan dengan kebutuhan mayoritas motor matik yang beredar di Indonesia, sekaligus mengikuti rekomendasi pabrikan dalam buku pedoman pemilik kendaraan.Dengan karakter tersebut, Motul Scooter Gear Plus 80W-90 diposisikan sebagai solusi pelumasan gardan bagi pengguna motor matik yang mengutamakan performa, ketahanan, serta perlindungan maksimal di berbagai kondisi jalan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-01-13 14:59