Gempa M 4,7 Guncang Solok Sumbar, Getaran Terasa hingga Padang dan Sawahlunto

2026-01-13 23:59:55
Gempa M 4,7 Guncang Solok Sumbar, Getaran Terasa hingga Padang dan Sawahlunto
- Gempa tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), dan sekitarnya pada Rabu pukul 02.48 WIB.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa memiliki magnitudo 4,7 dengan pusat gempa berada di darat pada kedalaman 10 kilometer.Episenter gempa berlokasi di koordinat 0,99° LS dan 100,71° BT, atau sekitar 18 kilometer barat daya Kabupaten Solok.Baca juga: BERITA FOTO: Jejak Kayu Gelondongan yang Terbawa Arus Banjir SumateraKepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, menyebutkan, gempa tersebut termasuk kategori dangkal dan berkaitan dengan aktivitas Sesar Sumani.“Berdasarkan lokasi dan kedalamannya, gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Sumani,” ujar Suaidi dalam keterangan resmi, Rabu .Baca juga: BERITA FOTO: Warga Padati SPBU di Aceh, Antrean BBM MengularBaca juga: Gempa M 7,6 Guncang Jepang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami ke IndonesiaMenurut estimasi peta guncangan BMKG, gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Sumatera Barat.Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan bangunan atau dampak lain akibat gempa tersebut.Baca juga: BERITA FOTO: Penampakan Kayu Gelondongan Selimuti Danau Singkarak di Sumbar Usai Banjircanva.com Ilustrasi gempa bumi.BMKG juga mencatat satu gempa susulan (aftershock) pada pukul 03.11 WIB dengan magnitudo M 2,1.Suaidi menegaskan masyarakat tidak perlu panik karena gempa utama maupun susulannya tidak berpotensi menimbulkan tsunami.BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu mengakses informasi resmi dari kanal yang telah diverifikasi.“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi kami,” imbuhnya.Informasi gempa dapat dipantau melalui Instagram/Twitter @infoBMKG, situs BMKG, INA TEWS, Telegram InaTEWS_BMKG, serta aplikasi mobile BMKG.Baca juga: Kalimantan Tak Bebas Gempa, Sesar Tarakan Masih Aktif


(prf/ega)