3 Pekan Bencana Banjir dan Longsor di Sibolga 1 Korban Belum Ditemukan, Bocah 12 Tahun

2026-01-12 15:02:54
3 Pekan Bencana Banjir dan Longsor di Sibolga 1 Korban Belum Ditemukan, Bocah 12 Tahun
MEDAN, - Bencana alam tanah longsor dan banjir di Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), sudah tiga pekan terlewati.Namun hingga kini satu orang korban lagi yang masih belum ditemukan, anak berusia 12 tahun. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian."Operasi pencarian dan evakuasi korban longsor kembali dilanjutkan pada Selasa 16 Desember 2025, dengan melibatkan unsur gabunganyang sama serta penyesuaian strategi di lapangan," ujar Kasi Humas Polres Sibolga Iptu Suyatno dalam keterangan tertulisnya, Selasa .Baca juga: Kemenkes Pastikan Stok Obat di RS Aceh, Sumut, dan Sumbar Aman PascabencanaSuyatno mengatakan dalam beberapa hari ini Tim SAR gabungan mencari korban tersebut, seperti melakukan pencarian hingga ke belakang Masjid Budi Sehati di Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Sambas, Senin .Proses pencarian dilakukan sejak pukul 09.00 WIB dengan metode penggalian manual. "Proses evakuasi dilakukan dengan metode penggalian manual mengingat kondisi tanah yang masih labil dan untuk menghindari risiko longsor susulan," katanya.Baca juga: Bobby Nasution: Kerugian Bencana di Sumut Sudah Lebih Rp 17 TriliunKata dia, saat proses pencarian ada anggota Tim SAR gabungan yang turun ke lokasi bencana.Terdiri dari 10 personel TNI, 10 Polri, 27 personel Basarnas, 4 personil BPBD Sumut,15 personel pemadam kebakaran Kota Sibolga, serta 30 orang tim relawan dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).KOMPAS/NIKSON SINAGA Ribuan korban bencana dari Tapanuli Tengah berjalan kaki mencari bantuan ke Tapanuli Utara, Sumut, Rabu . Warga berjalan kaki selama 5-6 jam karena sudah kehabisan bahan pokok. Sudah lebih sepekan Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah terisolasi dan tidak bisa diakses dari jalur darat.Namun hingga pukul 17.00 pencarian belum membuahkan hasil.Kata dia, sejauh ini kendala di lapangan karena faktor cuaca dan akses jalan yang masih sulit diakses.Kendati demikian kata Suyatno, Tim SAR akan terus mengupayakan pencarian korban hilang terakhir.Sebelumnya longsor dan banjir menerjang, Sibolga, Senin . Dari data BPBD Sumut terbaru akibat musibah itu 54 orang meninggal dunia 61 orang luka-luka dan 1 orang hilang.


(prf/ega)