Diduga Coba Potong Kabel, Pria Tewas Tersengat Listrik di Kolong Jembatan Sunter

2026-01-14 16:34:59
Diduga Coba Potong Kabel, Pria Tewas Tersengat Listrik di Kolong Jembatan Sunter
JAKARTA, – Seorang pria berinisial O (30) ditemukan tewas di kolong Jembatan Danau Sunter Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara, diduga akibat tersengat listrik saat mencoba memotong kabel, Minggu sekitar pukul 17.18 WIB.Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Handam Samudro mengatakan, informasi awal diperoleh dari warga yang melihat adanya sesosok tubuh tergeletak di bawah jembatan Danau Sunter Agung.“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi diketahui bahwa korban diduga meninggal akibat sengatan listrik dikarenakan mencoba memotong untuk mengambil jaringan kabel di bawah kolong jembatan,” kata Handam saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin .Menurut Handam, polisi langsung berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan pemilik kabel untuk memastikan kondisi arus listrik di lokasi karena terdapat jaringan kabel aktif di area tersebut.Baca juga: Ayah Tiri Disebut Tewas Usai Jasad Alvaro DitemukanDalam pemeriksaan lokasi, polisi menemukan sejumlah barang bukti seperti golok, linggis, palu, serta kabel listrik yang telah terkelupas.“Kondisi korban saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal terkena arus listrik. Di samping korban terdapat barang bukti sebilah pisau/golok, martil/palu, linggis, sandal,” ujarnya.Handam menambahkan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses visum.“Selanjutnya jenazah dapat dievakuasi dari bawah jembatan untuk dilakukan visum di RS Polri Kramat Jati,” imbuhnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-01-14 15:47