BNPB Catat 1.006 Korban Meninggal Akibat Bencana Sumatera, Kabupaten Agam Jadi yang Tertinggi

2026-01-11 23:56:26
BNPB Catat 1.006 Korban Meninggal Akibat Bencana Sumatera, Kabupaten Agam Jadi yang Tertinggi
- Bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera terus menimbulkan dampak besar.Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Sabtu , jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana tersebut di tiga provinsi telah mencapai 1.006 jiwa.Angka ini merupakan hasil rekapitulasi terbaru setelah dilakukan verifikasi lanjutan di lapangan.Baca juga: Mensesneg soal Penanganan Banjir Sumatera: Hampir Seluruh RS Sudah BerfungsiKepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan bahwa terdapat perubahan data korban meninggal dunia dibandingkan hari sebelumnya.“Dari data kami 996 jiwa korban meninggal dunia secara umum, hari ini rekapitulasi tiga provinsi menunjukkan angka 1.006 jiwa,” kata Abdul Muhari dalam konferensi pers.Ia menyampaikan, peningkatan jumlah korban meninggal terjadi di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Baca juga: UB Hapus UKT Korban Banjir Sumatera, Konversi SKS Mahasiswa yang Jadi RelawanDi Provinsi Aceh, korban meninggal bertambah dari 411 menjadi 415 jiwa. Di Sumatera Utara, jumlah korban naik dari 343 menjadi 349 jiwa. Sementara itu, di Sumatera Barat, korban meninggal bertambah dari 241 menjadi 242 jiwa.Menurut Abdul Muhari, dinamika data korban merupakan hal yang tidak terelakkan dalam penanganan bencana berskala besar. Hal tersebut terjadi akibat proses pencocokan berbasis data kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil), serta identifikasi ulang oleh tim di lapangan.“Beberapa nama sebelumnya tercatat sebagai korban bencana ternyata merupakan jenazah lama yang dimakamkan di area pemakaman yang terdampak banjir dan longsor, sehingga dikeluarkan dari daftar korban,” ujar Abdul.Baca juga: Kritik Pakar UGM Soal Pembangunan Ekstraktif: Banjir Sumatera Bukti Lemahnya Daya Dukung LingkunganIa menegaskan, secara total jumlah korban meninggal dunia di tiga provinsi meningkat dari 995 jiwa pada hari sebelumnya menjadi 1.006 jiwa.“Jadi untuk korban jiwa meninggal dunia, secara total tiga provinsi dari 995 jiwa per hari kemarin, saat ini 1.006 jiwa,” tambahnya.Selain korban meninggal dunia, BNPB juga memperbarui data korban hilang dan jumlah pengungsi.Berdasarkan data terbaru, jumlah korban hilang mengalami penurunan. Dari sebelumnya 226 orang pada 12 Desember 2025, kini tercatat 217 orang yang masih dalam proses pencarian.“Untuk korban hilang catatan nama di kami dari 226 kemarin 12 Desember, saat ini 217 nama yang masih dalam pencarian,” kata Abdul Muhari.Baca juga: UI Beri Keringanan Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera, Pengurangan UKT hingga Biaya HidupSementara itu, jumlah pengungsi berkurang cukup signifikan. BNPB mencatat, jumlah pengungsi turun dari 884.889 jiwa menjadi 654.642 jiwa.


(prf/ega)