[HOAKS] Luhut Membela China dalam Pengelolaan Bandara Morowali

2026-01-11 04:04:14
[HOAKS] Luhut Membela China dalam Pengelolaan Bandara Morowali
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. - Di media sosial muncul unggahan berisi tangkapan layar artikel yang seolah-olah berasal dari Kompas.com, mencatut Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan.Judul artikel menyebutkan, Luhut mengancam akan keluar dari Indonesia jika China dilarang mengelola Bandara di PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Morowali, Sulawesi Tengah.Setelah diperiksa Tim Cek Fakta Kompas.com, tangkapan layar tersebut merupakan konten manipulatif.Tangkapan layar artikel mengenai Luhut mengancam keluar dari Indonesia disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan Threads ini.Berikut judul artikelnya:Luhut tetap bertahan belaBiarkan china mengelola bandara Morowali.jika dicegah saya keluar dari negara ini!akun Facebook Tangkapan layar konten manipulatif di sebuah akun Facebook, Rabu , mengenai Luhut mengancam akan keluar dari Indonesia jika China dilarang mengelola Bandara IMIP.Artikel asli yang dijadikan sumber tangkapan layar, diterbitkan Kompas.com pada 6 Juli 2024 pukul 19.30 WIB.Kesamaan dapat dilihat melalui foto Luhut yang digunakan, jumlah like, dan jumlah komentar.Adapun judul artikel aslinya adalah "China Dianggap jadi Mitra Terpenting Indonesia, Luhut: Kami Ingin Memastikan Hubungan Baik Terus Saling Percaya.."Kompas.com membahas wacana pemberian tarif bea masuk yang lebih besar terhadap produk impor dari China.Luhut yang saat itu menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), menginstruksikan jajarannya untuk memperketat pengawasan impor, terutama pakaian bekas atau barang selundupan yang masuk ke Indonesia.Tidak ada pembahasan mengenai Bandara IMIP dalam artikel tersebut.Sehingga, unggahan yang menyatakan Luhut akan keluar dari NKRI dan ngotot membela China dalam mengelola Bandara Morowali adalah hoaks.Informasi mengenai Luhut mengancam akan keluar dari Indonesia jika China dilarang mengelola Bandara IMIP merupakan hoaks.Tangkapan layar artikel dari Kompas.com dimanipulasi dengan ditimpa teks, seolah menerbitkan pemberitaan provokatif mencatut Luhut.


(prf/ega)