Kepala BNPT: Terorisme Indonesia Masuk Situasi Waspada Terkendali

2026-02-01 19:06:18
Kepala BNPT: Terorisme Indonesia Masuk Situasi Waspada Terkendali
JAKARTA, - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono, mengungkapkan, kondisi perkembangan terorisme di Indonesia memasuki situasi waspada terkendali.Purnawirawan Polri bintang tiga itu menyampaikan hal ini dalam kegiatan Pernyataan Pers Akhir Tahun Badan Nasional Penanggulangan Terorisme di Hotel Pullman Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa . “Selama tahun 2025 kami melakukan pemantauan dan kajian terhadap perkembangan terorisme. Bahwa Indonesia saat ini bisa masuk ke dalam situasi waspada terkendali,” kata Eddy.Baca juga: Temuan BNPT 3 Tahun Terakhir: 27 Perencanaan Serangan, 230 Orang Ditangkap, dan 362 DiadiliDia menjelaskan, status waspada terkendali yang ditetapkan BNPT menggambarkan adanya indikasi pola dinamika yang mengarah pada potensi gangguan keamanan. “Ya, kita ketahui bersama bahwa baik itu jaringan terorisme, simpatisan, kelompok radikal terorisme itu melakukan tiga hal, yaitu: rekrutmen, propaganda, dan pendanaan terorisme,” kata dia.Selain itu, ia menegaskan hingga saat ini belum terdapat sasaran spesifik dalam waktu dekat.Adapun aparat penegak hukum dan aparat intelijen terus melakukan pemantauan, baik secara terbuka maupun tertutup.“Sehingga dengan indikator empat tadi itu bahwa bisa dinilai Indonesia dalam situasi yang waspada terkendali,” ucap dia.Baca juga: BNPT Tegaskan Aparat Bisa Tangkap Terduga Teroris meski Bom Belum DirakitEmpat hal tersebut dibuktikan Eddy dengan merujuk pada sejumlah indikator global.Berdasarkan Global Peace Index (GPI) 2025, Indonesia berada di peringkat ke-49 dari 163 negara.Sementara itu, dalam Global Terrorism Index (GTI) 2025, Indonesia menempati peringkat ke-30 dari 163 negara.Adapun dalam World Terrorism Index (2024), Indonesia berada di posisi ke-51.“Nah, kondisi-kondisi seperti ini alhamdulillah, ini berkat sinergi dan kolaborasi baik itu aparat intelijen maupun aparat penegak hukum,” jelas dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-02-01 18:57