Hasil Korea Masters 2025: Kalah dari Wakil Korsel, Raymond/Joaquin Runner-up

2026-01-17 05:09:48
Hasil Korea Masters 2025: Kalah dari Wakil Korsel, Raymond/Joaquin Runner-up
- Pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus puas menjadi runner-up pada ajang Korea Masters 2025.Bertanding di Wonkwang University Cultural and Sports Center, Iksan City, Korea Selatan, Minggu , mereka takluk dari pasangan tuan rumah Lee Jong-min/Wang Chan melalui pertandingan tiga gim.Hasil ini membuat Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang datang sebagai unggulan keenam, gagal membawa pulang gelar meski tampil cukup solid sepanjang turnamen.Laga dimulai dengan intensitas tinggi. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tampil agresif dan mampu mengontrol reli panjang pada gim pertama.Baca juga: Jadwal Final Korea Masters 2025, Indonesia Punya Satu Wakil untuk Bawa Pulang GelarMeski sempat tertinggal, mereka berhasil membalikkan keadaan dan mengunci game pembuka dengan skor 21-16.Namun, pada gim kedua, Lee Jong-min/Wang Chan menunjukkan peningkatan permainan.Serangan dan variasi pukulan yang lebih efektif membuat pasangan Indonesia terus tertekan.Meski sempat menyamakan kedudukan di pertengahan gim, Raymond/Joaquin harus menyerah 16-21, sehingga laga berlanjut ke rubber game.Gim ketiga berjalan berat bagi pasangan Indonesia. Lee Jong-min/Wang Chan, yang sebenarnya masih berperingkat 234 dunia karena baru dipasangkan, bermain sangat percaya diri dan memimpin jauh sejak awal.Mereka unggul 11-2 pada interval dan terus memperlebar jarak.Baca juga: Kata-kata Dhinda Amartya Usai Tumbang di Semifinal Korea Masters 2025Raymond/Joaquin kesulitan keluar dari tekanan lawan dan akhirnya harus mengakui keunggulan pasangan tuan rumah dengan skor akhir 16-21, 21-16, 21-6.Dok. PBSI Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, saat beraksi dalam babak 8 besar Korea Masters di Wonkwang University Cultural and Sports Center.Usai pertandingan, pelatih dan tim menyatakan bahwa faktor konsistensi dan agresivitas lawan menjadi pembeda utama.Selain itu, dukungan penuh publik tuan rumah turut memberikan dorongan bagi pasangan Korea Selatan tersebut untuk tampil maksimal di gim penentuan.Tidak ada komentar langsung dari pemain, tetapi tim pelatih mengakui kualitas permainan lawan meningkat signifikan selama turnamen.


(prf/ega)

Berita Lainnya

Berita Terpopuler

#3

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-01-17 04:20