JAKARTA, - Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mencatat realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) telah mencapai Rp 238,7 triliun atau 83 persen dari target KUR 2025 sebesar Rp 286,61 triliun.Pencapaian KUR 2025 hingga 15 November 2025 itu telah dilaporkan Menteri UMKM Maman Abdurrahman kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat Rapat Koordinasi Komite Kebijakan KUR di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin ."Ini kan rapat Komite Pembiayaan untuk UMKM yang diketuai oleh Pak Menko Perekonomian. Jadi ya kita rapat rutin. Pertama, evaluasi distribusi KUR di 2025. Lalu, perencanaan KUR untuk 2026," ujarnya usai rapat.Baca juga: Pemerintah Ubah Ketentuan KUR 2026: Bunga Flat 6 Persen, Tak Ada Batas Pengajuan PinjamanSHUTTERSTOCK/BASTIAN AS Ilustrasi UMKM, pelaku UMKM.Lebih lanjut Maman mengungkapkan, dari target tersebut sebanyak 60,7 persennya atau Rp 144,9 triliun telah disalurkan ke UMKM sektor produksi. Hal ini menjadi yang pertama kalinya penyaluran KUR ke sektor produksi mencapai target yang ditetapkan pemerintah sebesar 60 persen."Ini kan dari tahun 2020 gak pernah sampai di 60 persen, 2021, 2022, 2023. Nah ini alhamdulillah di 2025 kita 60,7 persen. Insya Allah di Desember akhir kita akan naik lagi di 61 persen," ucapnya.Adapun realisasi KUR 2025 sampai 15 November kemarin telah disalurkan ke 4,04 juta debitur yang terdiri dari debitur baru dan debitur graduasi atau debitur yang telah naik kelas usaha.Baca juga: Tabel KUR BRI 2025 Pinjaman 50 Juta: Cicilan, Syarat, dan Cara PengajuanRinciannya, KUR 2025 telah disalurkan ke 2,25 juta debitur baru. Capaian ini mencapai 96 persen dari target debitur baru KUR tahun ini yang sebanyak 2 34 juta debitur baru.
(prf/ega)
Realisasi KUR 2025 Rp 238,7 Triliun Per 15 November 2025, 60,7 Persen ke Sektor Produksi
2026-01-12 15:04:24
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 14:55
| 2026-01-12 14:46
| 2026-01-12 14:09
| 2026-01-12 14:03
| 2026-01-12 13:47










































