Kakorlantas Ajak Ojol-Pecalang Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas di Bali

2026-02-03 12:21:24
Kakorlantas Ajak Ojol-Pecalang Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas di Bali
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho berkesempatan berdialog dengan pengemudi ojek online (ojol) dan pecalang di Bali. Ia mengajak ojol dan pecalang menjadi pelopor keselamatan lalu lintas di Bali.Diketahui, Irjen Agus hadir di Warkop Ojol Jagra Dewata, Bali. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Polda Bali yang menindaklanjuti arahan Kapolri untuk mendekatkan Polri, khususnya Polantas, dengan komunitas masyarakat.Arahan Kapolri, menurut Irjen Agus, menekankan pelayanan kepada masyarakat secara ikhlas serta membangun kedekatan agar komunikasi di lapangan berjalan cepat dan efektif, terutama terkait pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan."Dengan silaturahmi yang erat, informasi di jalan bisa langsung disampaikan dan dikoordinasikan. Ini penting untuk pencegahan kecelakaan," kata Irjen Agus dalam keterangannya, Rabu (17/12/2025).Kakorlantas juga mendorong agar komunitas ojol yang sudah terbentuk dapat dikelola dengan baik. Ke depan, Irjen Agus berharap muncul fasilitas seperti shelter ojol, warung ojol, hingga bengkel ojol sebagai ruang konsolidasi bersama antara Polri, Polantas, ojol, dan pecalang."Tujuannya agar bersama-sama menciptakan keamanan, ketertiban, dan yang paling penting keselamatan pengguna jalan," imbuh Irjen Agus.Irjen Agus menilai ojol memiliki peran strategis karena aktivitas harian berada di jalan raya. Karena itu, ojol diharapkan menjadi pionir keselamatan berlalu lintas, memberikan perlindungan, serta menyampaikan informasi kepada kepolisian demi keselamatan bersama.Dalam dialog tersebut, Kakorlantas juga memberikan apresiasi kepada pecalang yang memiliki peran kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali. Kehadiran pecalang disebut sebagai kekuatan kearifan lokal yang patut dijaga dan diperkuat sinerginya dengan Polri.Selain itu, Irjen Agus menyinggung masih adanya wisatawan yang kurang tertib berlalu lintas di Bali. Hal ini akan dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah untuk merumuskan pendekatan yang santun, beretika, dan menghormati kearifan lokal tanpa mengedepankan penindakan hukum semata."Lalu lintas adalah cermin budaya. Bali adalah wajah Indonesia di mata dunia sehingga ketertiban berlalu lintas harus dijaga bersama," tegasnya.Di akhir kegiatan, Kakorlantas menegaskan komitmen Polri untuk terus mengubah wajah pelayanan menjadi lebih humanis dan bersahabat. Penindakan disebut sebagai langkah terakhir, sementara sistem e-TLE akan terus diperkuat demi mewujudkan Bali sebagai role model ketertiban dan keselamatan lalu lintas nasional.Simak juga Video 'Kakorlantas Siapkan Smart City Road Safety Policing di Bali':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-03 12:46